sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Ulama Zakir Naik Berikan Klarifikasi Tudingan Dukung Aksi Teroris

Ulama Zakir Naik Berikan Klarifikasi Tudingan Dukung Aksi Teroris



New Delhi – Tudingan miring dari sejumlah media terhadap Ulama terseohor kelahiran India, Dr. Zakir Naik semakin memuncak. Pasalnya, Dr. Zakir Naik dituduh mendukung aksi terorisme yang terjadi baru-baru ini di Bangladesh. Aksi terorisme tersebut berupa penyerangan dan penyanderaan hingga menewaskan 20 orang. Para pelaku teroris tersebut mengaku telah terinspirasi dari ceramah Zakir Naik.

Ulama Zakir Naik Berikan Klarifikasi Tudingan Dukung Aksi Teroris

Namin Dr. Zakir Naik tidak tinggal diam tentang tudingan negatif tersebut. Zakir Naik akhirnya angkat bicara sekaligus mengklarifikasi tudingan terhadap dirinya tersebut. Dirinya menyatakan bahwa ia sangat menentang yang namanya terorisme. Dan ia juga kecewa dengan sikap media-media di India yang sangat membuatnya terpojok tersebut.

“Bagian yang dilaporkan di media-media India, di mana saya disebut menginspirasi untuk membunuh orang tidak bersalah, benar-benar tidak dapat diterima. Saya tidak pernah mendorong manusia untuk membunuh manusia lainnya. Tindakan kejahatan ini dari media India, mencoba untuk membuktikan kepada masyarakat, bahwa Dr Zakir Naik telah mendorong terorisme adalah sesuatu yang jahat. Saya mengutuk media yang menyebut saya mendorong aksi terorisme,” ucap Zakir dalam videonya, seperti dilansir First Post, Kamis (21/7/2016).

Sehubungan dengan kabar pelaku teror Bangladesh tersebut yang terinspirasi dari ceramahnya, Zakir mengatakan bahwa setiap ceramah yang ia bawakan akan membawa rasa penasaran terhadap islam oleh orang yang menontonnya. Rasa semakin ingin tahu tersebut membuat mereka mencari sumber dan pengkhotbah lainnya. Dan ada kemungkinan bahwa pengkhotbah lainnya yang didengar pelaku, memiliki paham radikal.

“Saya menginspirasi jutaan orang untuk dekat dengan Islam. Setelah seseorang datang lebih dekat dengan Islam, ada kemungkinan bahwa ia mulai mendengar pembicara lain. Seperti Anda ketahui, ada beberapa orang yang membelokan pemahaman seorang Muslim dan atas nama Islam, mereka mendorong umat Islam untuk membunuh orang yang tidak bersalah, yang benar-benar bertentangan dengan Alquran,” sambungnya.

(bimbim)