sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Sport » Benarkah Pelatih PSM Kantongi Bukti Adanya Mafia di Sepak Bola Indonesia ?

Benarkah Pelatih PSM Kantongi Bukti Adanya Mafia di Sepak Bola Indonesia ?



Jakarta – Tudingan miring yang dilayangkan ke Pelatih kepala PSM, Robert Rene Alberts baru-baru ini menuai banyak kontroversi. Namun, Robert siap memenuhi panggilan PT Gelora Trisula Semesta (GTS) untuk berkomentar tentang tuduhan dirinya sebagai mafia sepak bola Indonesia tersebut.

Benarkah Pelatih PSM Kantongi Bukti Adanya Mafia di Sepak Bola Indonesia ?

 

“Saya siap datang (jika dipanggil GTS) untuk bicara dengan operator terkait dengan dugaan mafia dalam laga PSM melawan Madura United. Apalagi karena semua orang lihat pertandingan itu,” kata Robert Rene Albert di Makassar.

Namun Robert mengakui bahwa saat ini dirinya masih belum memiliki bukti yang terkait dengan tuduhan dirinya tersebut. Akan tetapi, jika dilihat secara langsung, tentu harusnya curiga terjadi pengaturan pemain. Robert juga menegaskan bahwa jika waktu itu, wasit yang memimpin tidak adil, tentu harus dicurigai melakukan pengaturan. “Saya menuduh ada mafia berdasarkan penglihatan dari kepemimpinan wasit Dodi Setia yang tidak adil,” ujarnya.

Sehubungan dengan komentar Robert yang mengatakan bahwa terdapat mafia di dalam pertandingan PSM melawan Madura United di Stadion Bangkalan, Madura, Jawa Timur, 20 Juli 2016 lalu, Direktur Utama GTS, Joko Driyono memang akan memanggil pelatih PSM tersebut.

Pihak Media Officer PSM Ramli Manong meminta PT Gelora Trisula Semesta (GTS) Selaku operator kompetisi rutin melakukan evaluasi kepada para wasit yang dinilai merugikan tim demi kompetisi yang fairplay dan profesional.

“Kami sangat berterima kasih atas terselenggaranya turnamen dengan regulasi yang begitu baik. Hanya, yang penting dilakukan adalah evaluasi total terhadap oknum wasit jika ingin melihat sepak bola Indonesia lebih baik ke depan,” tuturnya.

(bibim)