Home » News » Terdapat Senjata Kelas Berat Saat Densus 88 Tembak Mati Pemberontak Mirip Santoso

Terdapat Senjata Kelas Berat Saat Densus 88 Tembak Mati Pemberontak Mirip Santoso



Poso – Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Brigjen Pol Rudy Sufahriadi membenarkan pihaknya telah menembak dua orang kelompok teroris di Poso. Satu diantaranya diduga adalah orang yang paling dicari yakni Santoso. Rudy menjelaskan kontak senjata antara tim Tinombala dengan kelompok Santoso terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

Terdapat Senjata Kelas Berat Saat Densus 88 Tembak Mati Pemberontak Mirip Santoso

“Jam 5 sore tadi ada kontak tembak di Tambarana, Poso Pesisir Utara, dalam kontak tembak tersebut dua orang meninggal dunia, DPO,” kata Rudy, Senin (18/7/2016).

Dia masih belum bisa memastikan apakan satu diantara yang tertembak mati itu adalah Santoso. Namun dari ciri fisik yang ada disalah satu korban memang indentik dengan Santoso.

“Belum (bisa dipastikan), hanya semua bilang ciri-cirinya mirip Santoso lah, boleh lah semua ngomong. Yang jelas yang saya pastikan terlebih dahulu. Kalau ciri-ciri mirip santoso dan sebagainya saya harus didatengin,” katanya.

Dalam operasi tersebut tim Tinombala berhasil mengamankan senjata M 16 dari para pelaku yang dilumpuhkan. Selain itu Kapolri Tito belum dapat memastikan salah satu dari dua orang yang ditembak itu adalah Santoso, pemimpin kelompok bersenjata itu.

“Kami belum tahu siapa dua orang ini. Memang ada tanda-tanda tahi lalat di dahinya yang menjadi ciri khas Santoso. Ya, ada jenggotnya juga. Tapi sekali lagi, saya belum bisa konfirmasi. Teman-teman juga sedang melakukan evakuasi untuk identifikasi siapa yang brsangkutan. Ya, mudah-mudahan itu yang bersangkutan (Santoso),” pungkasnya.
(Muslich Basyirun – sisidunia.com)