sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Keputusan Ahok Maju Lewat Jalur Apa Menentukan Dinamika Politik

Keputusan Ahok Maju Lewat Jalur Apa Menentukan Dinamika Politik



Jakarta – Pemilihan Gubernur DKI Jakarta sebentar lagi akan dimulai. Para Calon Gubernur tengah mempersiapkan segala sesuatunya demi terpilihnya menjadi Gubernur DKI Jakarta yang baru. Yunarto Widjaya selaku Pengamat Politik menjelaskan bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memiliki peranan yang cukup besar dalam Pilgub ini.

Keputusan Ahok Maju Lewat Jalur Apa Menentukan Dinamika Politik

Ia meyakini bahwa jalur yang akan ditentukan Ahok nantinya akan berpengaruh terhadap jumlah calon gubernur yang akan mendaftar.”Ahok harus bisa memutuskan maju lewat jalur independen atau parpol? Setelah memutuskan nanti pasti ada dinamika di dalam parpol-parpol,” katanya, Selasa (19/7/2016).

Jika Ahok memilih jalur independen, maka partai PDI Perjuangan dan Gerindra akan mencalonkan calon mereka masing-masing. Jumlah cagub akan menjadi tiga pasangan. Namun ada rumor yang mengatakan bahwa, PDIP dan Gerindra akan bekerjasama demi melawan kubu Ahok. Jadi jika rumor tersebut terjadi, akan menjadi hanya 2 pasangan saja yang saling bersaing.

Yunarto tetap beranggapan bahwa Ahok masih memiliki peluang didukung oleh partai PDIP.”Ini Ahok dan PDIP juga masih belum memberikan kejelasan, jadi peluang Ahok gabung ke PDIP masih ada. Kalau Ahok dan PDIP bersatu, ya cuma Gerindra yang jadi lawannya,” ujarnya.

Sejumlah nama telah digadang-gadang menjadi saingan dari Ahok. Gerindra dipercaya sudah pasti membawa nama Syafrie Syamsoedin menuju Pilgub DKI Jakarta nantinya. Namun pihak PDIP juga tak mau kalah. PDIP diduga akan mengusung Tri Rismaharini dalam Pilgub mendatang.

“Kalau Ahok maju independen ya lawannya bisa Pak Syafrie atau Risma. Tapi kalau Ahok gabung ke PDIP ya lawannya mungkin Pak Syafrie atau calon lain dari Gerindra,” sebutnya.