Home » News » Berita Internasional : Erdogan Tolak Hapus Hukuman Mati untuk Pelaku Kudeta

Berita Internasional : Erdogan Tolak Hapus Hukuman Mati untuk Pelaku Kudeta



Istanbul – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan menolak untuk menghapus hukuman mati atas ribuan orang yang ditangkap terkait kudeta militer yang gagal dilakukan pada Jumat pekan lalu.

Berita Internasional : Erdogan Tolak Hapus Hukuman Mati untuk Pelaku Kudeta

“Ada sebuah kejahatan pengkhianatan yang jelas di sana,” ujar Erdogan, kepada wartawan di Istana Kepresidenan Turki di Istanbul, Senin (18/7/2016) malam waktu setempat.

“Namun tentu saja, akan ada keputusan dari parlemen untuk mengambil tindakan yang sesuai dengan aturan konstitusi. Sehingga para pemimpin harus berkumpul dan mendiskusikan hal itu. Dan jika mereka menerima untuk membahasnya, maka saya sebagai Presiden akan menyetujui setiap keputusan yang dibuat oleh parlemen.”

Erdogan juga menyampaikan, pihaknya telah membuat permintaan tertulis resmi yang dikirimkan kepada Amerika Serikat untuk mengekstradisi ulama Turki bernama Fethullah Gulen, yang kini berada dalam pengasingan legal di Saylorsburg, Pennsylvania, AS.

“Jadi sekarang Anda meminta seseorang untuk diekstradisi, Anda adalah mitra strategis saya, saya selama ini telah mematuhi dan taat dengan peraturan, tentu saja harus ada timbal balik dalam beberapa hal,” ujar Erdogan.

“Saya benar-benar tidak khawatir tentang permintaan ekstradisi, sebagaimana saya tidak khawatir terhadap kematian,” kata Gulen dalam wawancara dengan wartawan di kediamannya pada Minggu (17/7), seperti dikutip dari Reuters.

“Sebelumnya, ada permintaan dari pihak Erdogan agar saya meminta maaf, tapi seseorang yang memiliki keyakinan kuat tidak akan meminta maaf kepada seorang penindas,” katanya.
(Muslich Basyirun – sisidunia.com)