Home » News » Benarkah AS Berada Dibalik Usaha Kudeta di Turki ?

Benarkah AS Berada Dibalik Usaha Kudeta di Turki ?



Washington – Setelah gagalnya tragedi kudeta di negara Turki baru-baru ini, hubungan Amerika Serikat dan Turki sempat memanas. Turki menuduh bahwa Amerika Serikat merupakan dalang dibalik kudeta di Turki pada Jumat (15/7/2016).

Benarkah AS Berada Dibalik Usaha Kudeta di Turki ?

Amerika Serikat menilai tuduhan yang dilayangkan oleh Turki merupakan tuduhan tanpa bukti dan bisa merusak hubungan bilateral keduanya. Tuduhan miring tersebut dilayangkan oleh Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavosoglu pada Sabtu (16/7/2016). Tragedi kudeta di Turki telah menewaskan sedikitnya 265 orang dan kurang lebih 2 ribu orang lainnya terluka.

Tuduhan pun juga disampaikan oleh Menteri Tenaga Kerja Turki, Suleyman Soylu. ”AS berada di belakang upaya kudeta. Beberapa jurnal yang diterbitkan di sana (di AS) telah (menunjukkan) kegiatan selama beberapa bulan. Selama beberapa bulan kami telah mengirim permintaan kepada AS soal Fethullah Gulen. AS harus mengekstradisi dia,” kata Soylu, Minggu (17/7/2016).

Melalui juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat John Kirby, menyatakan bahwa Amerika Serikat mendesak Turki untuk memberi hukuman berat setelah upaya kudeta gagal dilakukan oleh pihak militer Turki.

”AS bersedia untuk memberikan bantuan kepada otoritas Turki untuk melakukan penyelidikan ini, tapi sindiran publik atau klaim tentang peran apa pun oleh Amerika Serikat dalam upaya kudeta yang gagal, benar-benar palsu dan berbahaya bagi hubungan bilateral kita,” kata Kirby.

(bimbim)