Home » News » KPK Terus Memantau Persidangan Kasus Dugaan Korupsi Ketua V DPR

KPK Terus Memantau Persidangan Kasus Dugaan Korupsi Ketua V DPR



Jakarta – Fary Djemy Francis, selaku Ketua Komisi V DPR diduga melakukan tindak pidana korupsi. Kasus dugaan suap proyek jalan di Maluku tersebut melibatkan empat mantan orang lainnya. Diketahui keempat orang tersebut merupakan mantan anggota Komisi V DPR yaitu Damayanti Wisnu Putranti, Andi Taufan Tiro, Musa Zainuddin, dan Budi Supriyanto.

KPK Terus Memantau Persidangan Kasus Dugaan Korupsi Ketua V DPR

Bukti-bukti lain telah ditemukan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjerat Ketua Komisi V DPR tersebut. Mereka mencari bukti-bukti tersebut dari pemeriksaan para saksi sembari memantau jalannya persidangan kasus korupsi proyek jalan di Maluku tersebut seperti yang dikatakan oleh Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha.

”KPK masih terus memantau jalannya persidangan, siapa tahu nanti selain dari dia (Damayanti), ada lagi yang menyampaikan di persidangan,” ujar Priharsa di Gedung KPK, Jakarta, kemarin.

Bukti-bukti yang ditemukan KPK masih belum kuat sehingga belum bisa menjerat kader Gerindra tersebut. ”Tidak serta-merta apa yang disampaikan orang di persidangan dan kesaksian tanpa disertai bukti-bukti lain, bisa langsung dibuka penyidikan baru, tapi itu bisa jadi dasar,” jelasnya.

Ketika pada persidangan sebelumnya, Rabu (13/7/2016) Djemy disebut merupakan orang yang ikut menentukan usulan fee proyek tersebut. Sekjen Kemen PU-Pera Taufik Widjoyono dan Kabiro Perencanaan Anggaran dan Kerja Sama Luar Negeri Hasanudin juga turut andil memberikan pernyataan kesaksian seputar kasus tersebut.

”Menurut kesaksian Pak Sekjen sama Pak Hasan dalam persidangan di pengadilan tipikor, sih begitu. Itu ditentukan di rapat setengah kamar (antara Sekjen Kementerian PU-Pera dan pimpinan Komisi V). Saya sih tidak ikut rapat tertutup setengah kamarnya,” ungkap Damayanti.

(bimbim)