Home » News » Bareskrim Polri Akan Mintai Keterangan Ahok Terkait Lahan Cengkareng

Bareskrim Polri Akan Mintai Keterangan Ahok Terkait Lahan Cengkareng



Jakarta – Kasus Gratifikasi jual beli lahan di Cengkareng, Jakarta Barat kembali mencuat ke permukaan. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dipanggil oleh Bareskrim Polri untuk dimintai keterangan. Diduga kasus tersebut melibatkan anak buahnya.

Bareskrim Polri Akan Mintai Keterangan Ahok Terkait Lahan Cengkareng

“Memberi keterangan soal gratifikasi itu. Bukan Cengkareng aja, kan ada perumahan terima duit tuh, yang saya paksa mereka lapor ke KPK. Nah ternyata polisi tertarik untuk tahu hubungannya ke mana,” kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (14/6/2016).

Kasus tersebut menjadi sempat menjadi polemik. Kasus yang berawal pada November 2015 tersebut, diduga bahwa Pemerintah Provinsi DKI membeli lahan milik sendiri. Uang sebesar Rp 668 miliar telah dibayar oleh Dinas Perumahan ke pemilik sertifikat lahan bernama Toeti Soekarno. Namun setelah diselidiki pihak BPK, lahan tersebut diketahui milik Pemprov DKI Jakarta sendiri.

Ketika diselidiki, dari pembayaran lahan seharga Rp 668 miliar ternyata ada sekitar Rp 200 miliar yang tidak sampai ke tangan si penjual sehingga dia menggugat Pemprov DKI Jakarta mengenai hal itu.

(bimbim)