sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Tabrakan Maut Antara 2 Kereta Api Menyebabkan 25 Orang Meninggal Dunia

Tabrakan Maut Antara 2 Kereta Api Menyebabkan 25 Orang Meninggal Dunia



Puglia – Kecelakaan maut anatara dua kereta api di Italia sangat mnyedihkan. Pasalnya kedua kereta tersebut adu kepala kereta lantaran kedua kereta tersebut berada pada satu jalur rel. Otomatis tabrakan yang dasyatpun terjadi karena memang kereta tersebut beradu gerbong dari arah yang berlawanan. Kejadian tersebut merupakan salah satu kecelakaan terparah yang pernah terjadi di Italia telah menewaskan sedikitnya 25 orang dan melukai lebih dari 50 orang lagi, kata pers setempat.

Tabrakan Maut Antara 2 Kereta Api Menyebabkan 25 Orang Meninggal Dunia

Kecelakaan tersebut terjadi pada Selasa (12/07/2016) sekitar pukul 11.30 waktu setempat ketika satu kereta menabrak kereta lain yang datang dari arah depannya di rel tunggal di daerah pinggiran antara Kota Kecil Ruvo di Puglia dan Corato di Wilayah Puglia.

“Itu adalah suasana yang mengerikan dan tak bisa dipercaya,” kata seorang polisi yang bergegas ke lokasi kecelakaan dan dikutip Kantor Berita ANSA. “Saya melihat orang-orang tewas, yang lain meminta bantuan. Banyak orang menangis. Itu adalah pemandangan yang paling mengerikan dalam hidup saya.”

Mayat seorang ibu dan putrinya ditemukan saling berpelukan di bawah reruntuhan kereta, kata beberapa sumber ANSA.

“Putri saya juga berada di kereta itu. Ia berada di sini untuk liburan,” kata seorang perempuan dengan air mata berlinang kepada Stasiun Televisi Rai, sebagaimana dikutip Xinhua Rabu pagi. “Hubungan ke telepon genggamnya telah terputus selama tiga jam. Saya tidak tahu apa-apa mengenai dia,” kata perempuan tersebut.

“Saya baru akan menyiram ladang saya ketika saya mendengar suara sirene dari kereta tersebut. Tapi itu tak berguna sebab segera setelah suara tersebut terjadi tabrakan. Saya melihat beberapa anak perempuan berteriak dan menangis, dan orang lagi keluar dari gerbong kereta dengan bagian tubuh hilang,” kata seorang saksi mata di lokasi kecelakaan.
(Muslich Basyirun – sisidunia.com)