sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Aksara Plaza Medan Ternyata Sudah Digadaikan

Aksara Plaza Medan Ternyata Sudah Digadaikan



Medan – Pusat perbelanjaan Aksara Plaza Medan telah mengalami kebakaran yang sangat luar biasa. Sampai sekarang api didinyalir belum bisa dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran. Pihak pemadam kebakaran telah mengirim sekitar 30 mobil pemadam kebalaran ke lokasi. Tetapi akses yang sulit dilalui membuat api sulit untuk ditaklukan. Bukan hanya kendaraan yang membuat macet akses jalan, para pejalan kaki yang ingin menyaksikan juga membuat akses sulit untuk dilalui.

Aksara Plaza Medan Ternyata Sudah Digadaikan

Menilik dari informasi yang telah didapat, kebakaran tersebut terasa ganjal lantaran Aksara Plaza Medan telah tergadaikan oleh pihak pengelola. Pada penghujung Mei 2016, DPRD Kota Medan sempat meributkan keberadaan Gedung Buana Plaza atau yang lebih dikenal Aksara Plaza Medan. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi C DPRD Medan yang dipimpin Ketua Komisi Anton Panggabean SE MSi (F-Demokrat) bersama manajemen PT AJI, Dirut PD Pasar, dan perwakilan Kabag Aset Pemko Medan, terungkap telah berakhirnya kontrak kerjasama antara PT Aksara Jaya Indah (AJI) dengan Pemko Medan.

MoU dengan Pemko ditandatangani tahun 1991 dan sudah berakhir tahun 2013. Namun, meskipun kontrak sudah berakhir, PT Aksara Jaya Indah (AJI) sebagai pengelola masih saja beroperasi tanpa alas hak yang sah. Syaiful Bahri mengatakan, sewaktu Pemko Medan ingin mengurus segala sesuatunya justru gedung tersebut sudah digadaikan pengelola. “Persoalannya sekarang adalah ketika itu (Buana Plaza, Red) mau kita urus, malah mereka (pengelola) sudah menggadaikan,” ujarnya kepada wartawan usai menghadiri pembahasan dalam sidang paripurna di gedung DPRD Medan, Selasa (24/5/2016).

Sam’an mengakui, pihaknya mencium aroma yang tidak sedap terkait status Aksara Plaza tersebut. Dia meminta Kabag Aset Pemko Medan, bertanggungjawab terhadap persoalan ini.
(Muslich Basyirun – sisidunia.com)