sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Seorang Wanita di Medan Mengaku Telah Sogok Oknum Jaksa dan Hakim

Seorang Wanita di Medan Mengaku Telah Sogok Oknum Jaksa dan Hakim



Medan – Pengunjung Pengadilan Negeri (PN) Lubukpakam, dibikin heboh oleh seorang ibu rumah tangga di Serdang Bedagai, Medan, Sumut, pada Kamis (30/6/2016) kemarin.

Seorang Wanita di Medan Mengaku Telah Sogok Oknum Jaksa dan Hakim

Warga Simpang BRI, Laguboti, Toba Samosir tersebut berteriak-teriak keras usai sidang putusan terhadap suaminya. Ibu rumah tangga tersebut tidak menerima putusan hukuman dari majelis hakim kepada suaminya yakni, Nasib Samsir Halomoan Sibuea (37).

Ia meminta untuk mengembalikan uang yang disetorkan kepada oknum jaksa dan hakim untuk segera dikembalikan. Ia mengaku, uang sebesar Rp 70 juta itu diserahkan kepada oknum jaksa berinisial J SH dan oknum Ketua Majelis Hakim berinisial SS SH.

Disebutkan bahwa uang sebesar Rp 35 juta diserahkan kepada oknum jaksa dan sisanya untuk oknum majelis hakim. Uang tersebut diserahkan guna meringankan hukuman dari ayah dua anak itu menjadi 4 tahun. Namun semua itu hanya tinggal harapan.

Hukuman dari suaminya tetap tak berkurang, walaupun uang telah diserahkan kepada oknum-oknum yang tak bertanggung jawab tersebut. Hukuman pidana penjara 5 tahun enam bulan di jatuhkan oleh Majelis Hakim untuk Nasib Samsir Halomoan Sibuea.

Awalnya mereka mendatangi oknum jaksa untuk meminta meringankan hukuman suaminya yang merupakan seorang pedagang kelapa tersebut. Setelah mendengar permintaan tersebut, oknum jaksa J SH memberi harga Rp 70 juta dengan penjelasan dia berjanji mengupayakan hukuman suaminya diringankan menjadi 4 tahun dan uang tersebut akan dibagi dua dengan majelis hakim yang menangani kasus tersebut.

Tergiur akan janji-janji manis oknum jaksa, istri Nasib Samsir Halomoan Sibuea yang diketahui bernama Risma Manurung (34) tersebut, mengusahakan untuk mengumpulkan uang sebanyak itu. Risma nekat menggadaikan rumahnya kepada lintah darat sebesar Rp 70 juta dengan bunga Rp 7 juta per bulannya.

Uang pun didapatnya, lalu Risma mendatangi kantor Kejari Serdang Bedagai, pada Kamis (4/7/2016) lalu. “Kami langsung menyerahkan uangnya,” sebut Risma seperti dikutip dari Sumut Pos. (bimbim)