Home » News » Pembuat Vaksin Palsu Hanya Diancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Pembuat Vaksin Palsu Hanya Diancam Hukuman 20 Tahun Penjara



Jakarta – Harapan banyak pihak agar para pelaku pembuat dan pengedar vaksin palsu dihukum mati sepertinya tidak dapat terwujud karena ketigabelas pelaku yang saat ini telah ditahan oleh pihak Bareskrim Mabes Polri hanya dikenai pelanggaran UU Kesehatan, perlindungan konsumen, dan pencucian uang, yang hukuman maksimalnya hanya 20 tahun penjara.

Pembuat Vaksin Palsu Hanya Diancam Hukuman 20 Tahun Penjara

“Hakim yang akan putuskan. Ancamannya paling tinggi 20 tahun. Kita gunakan UU Kesehatan, perlindungan konsumen, dan pencucian uang,” jelas Dir Tipid Eksus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya, Rabu (29/6/2016).

“Kita dalam konteks penegakan hukum. Maka langkah luar biasa yang kami lakukan, kita harus bekerja keras menemukan fakta, bukti, dan keterangan yang mendukung dari proses penegakan hukum ini. Sehingga konstruksi dan pembuktian dalam pasal itu dikonstruksikan dengan baik dan bisa dibawa ke pengadilan. Di sana para saksi bisa menguatkan keterangannya dengan baik,” tambah Agung.

Sementara terkait dugaan keterlibatan Rumah Sakit dan Klinik sehingga vaksin palsu tersebut dapat digunakan, pihak kepolisian masih menyelidiki hal itu.

“Kita lihat nanti apakah itu kejahatan perorangan atau korporasi,” tegas Agung.
(Samsul Arifin)