Home » News » Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Dihukum Penjara 13 Tahun dan Seluruh Kekayaan Dirampas Negara

Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Dihukum Penjara 13 Tahun dan Seluruh Kekayaan Dirampas Negara



Jakarta – Mahkamah Agung (MA) akhirnya menjatuhkan vonis 13 tahun penjara terhadap mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin karena kasus korupsi yang ia lakukan selama ia menjabat sebagai Bupati Bangkalan pada 2003-2013 dan dilanjutkan menjadi Ketua DPRD Bangkalan hingga hari ini.

Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Dihukum Penjara 13 Tahun dan Seluruh Kekayaan Dirampas Negara

Selama Fuad Amin menjabat dari tahun 2003 hingga sekarang, ia telah mengeruk kekayaan negara sebesar Rp 414,2 Miliar.

Menurut bukti yang terungkap di Pengadilan, kekayaan sebesar itu diperoleh Fuad Amin dengan memintah jatah sebesar 10 persen dari setiap alokasi anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Fuad Amin juga terbukti memperdagangkan SK CPNS dengan jumlah bervariasi, tergantung pos PNS yang akan diminta pendaftar.

Tidak hanya itu, Fuad Amin juga terbukti meminta jatah bulanan dari setiap investor yang ada di daerahnya. Salah satunya adalah PT MKS yang bergerak di bidang migas yang dimintai jatah Fuad Amin sebesar Rp 200 juta hingga Rp 1 miliar sebulan sepanjang masa jabatannya hingga tertangkap KPK pada 1 Desember 2014.

“Terdakwa telah melakukan perbuatan yang bertentangan dengan tugasnya untuk mensejahterakan rakyat yakni menerima dana untuk kepentingan pribadi dari PT MKS dan pemotongan realisasi anggaran SKPD sekitar 10 persen dari penerimaan dan penempatan CPNS yang seluruhnya berjumlah Rp 414.224.000.000,” kata anggota majelis kasasi hakim agung ad hoc tipikor Prof Dr Krisna Harahap, Kamis (30/6/2016).

Selain dihukum penjara 13 tahun, seluruh kekayaan Fuad Amin juga dirampas oleh negara.
(Samsul Arifin)