Home » News » CIA Sebut Serangan Bom Bunuh di Ataturk Dilakukan ISIS

CIA Sebut Serangan Bom Bunuh di Ataturk Dilakukan ISIS



Washington – Meskipun belum ada yang mengklaim bertanggungjawab terhadap serangan bom bunuh diri di Bandara Internasional Ataturk, Istanbul, Turki, pada Selasa (28/6/2016) malam, namun diyakini kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) berada dibalik serangan mematikan ini.

CIA Sebut Serangan Bom Bunuh di Ataturk Dilakukan ISIS

Hal ini diungkapkan oleh Direktur biro intelijen Amerika Serikat (CIA), John Brennan, Rabu (29/6/2016), seperti dikutip Kantor Berita AFP.

“Serangan keji di Istanbul kemarin merupakan ciri dari perbuatan kelompok teroris ISIS,” kata Brennan.

Menurut Brennan, ISIS tidak memiliki kebiasaan untuk melontarkan kata-kata “bertanggung jawab” terhadap sebuah serangan yang mereka lancarkan. ISIS biasanya akan memberikan peringatan terlebih dahulu terhadap negara atau pemerintahan yag menjadi incaran mereka.

Seperti diketahui, pada Selasa malam suasana di Bandara Ataturk, Istanbul, tiba-tiba berubah menjadi mencekam dan menakutkan ketika tiga orang turun dari taksi dan langsung menembakkan senapan mesin yang mereka bawa ke setiap orang yang berada di sana hingga mengakibatkan ratusan orang luka-luka, dan kemudian mereka akhiri dengan meledakkan diri di tempat terpisah di Bandara. 41 orang tewas dan 239 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Sebelum ini, serangan yang hampir serupa juga dilakukan oleh seseorang dengan menggunakan senapan serbu yang tiba-tiba masuk ke sebuah klub khusus gay di Orlando, Amerika Serikat dan menembak secara membabibuta terhadap setiap orang yang berada di sana sehingga mengakibatkan 49 orang tewas. Pelaku yang sebelumnya menelpon 911 dan menyatakan diri setia terhadap ISIS tersebut tewas ditembak polisi.
(Samsul Arifin)