Home » News » Singgih Widyastono Akui Ada Uang Lelah Bagi Pengumpul KTP

Singgih Widyastono Akui Ada Uang Lelah Bagi Pengumpul KTP



Jakarta – Salah satu pendiri Teman Ahok Singgih Widyastono membenarkan ada uang bayaran untuk sejumlah relawan yang mengumpulkan KTP. Uang itu untuk mengganti transport para relawan.

Singgih  Widyastono Akui Ada Uang Lelah Bagi Pengumpul KTP

“Satu posko itu kami jatah Rp500 ribu per minggu. Targetnya 140 KTP per minggu. Kalau enggak dapat ya mereka engga akan dapat kan. Kami enggak munafik teman-teman butuh biaya transportasi dan segala macam,” kata Singgih di Sekretariat Teman Ahok, Jakarta, Rabu (29/6/2016).

Tetapi dirinya juga menegaskan bahwa uang tersebut adalah uang lelah bagi para relawan pengumpul KTP bukan untuk orang yang mau menyerahkan KTP. Dia membantah, Teman Ahok memberikan uang kepada orang-orang yang telah menyerahkan KTP.

“Kami engggak pernah orang beri KTP terus kami menjanjikan untuk bayar, enggak. Uang operasional yang dijanjikan itu ke posko,” ucapnya.

Juru Bicara Teman Ahok Amelia Ayuningtyas juga mengatakan bahwa uang diberikan sebagai pengganti lelah kepada pengumpul KTP. Uang tersebut diberikan untuk mengganti uang operasional para relawan pengumpul KTP. Uang tersebut juga dari hasil penjualan merchandise seperti kaos dan souvenir.

“Kan ada tim yang mati-matian kumpulkan KTP, ada yang males dan rajin. Kami punya penilaian. Jadi mereka yang mati-matian berhak juga untuk terima. Itu jatuhnya penganti operasional saja,” kata Amelia.
(Muslich Basyirun – sisidunia.com)