Home » News » Menteri Anies Minta Masyarakat Laporkan Jika Ada Pungli di Sekolah

Menteri Anies Minta Masyarakat Laporkan Jika Ada Pungli di Sekolah



Jakarta – Biaya pendidikan di Indonesia memang sangat mahal, banyak masyarakat yang mengeluhkan tingginya biaya pendidikan tersebut bahkan ada yang mengungkapkan ada pihak sekolah yang melakukan pungutan diluar ketentuan atau pungli.

Menteri Anies Minta Masyarakat Laporkan Jika Ada Pungli di Sekolah

Menanggapi hal tersebut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anis Baswedan menegaskan agar sekolah tidak melakukan pungutan diluar peraturan. Dirinya juga mewanti-wanti jika ada praktek pungli dalam pendidikan masyarakat bisa mengadukannya ke Kementrian pendidikan dan kebudayaan dengan cara melaporkan ke laporpungli.kemdikbud.go.id.

“Pemerintah tidak menutup mata masih adanya praktik pungutan-pungutan di sekolah yang memberatkan, terutama saat penerimaan peserta didik baru seperti sekarang ini”

“Kemendikbud menyediakan saluran pelaporan bagi siapa saja yang merasa dirugikan dengan praktik pungutan itu” ungkap Anies Baswedan, Selasa (28/6/2016).

“Jangan ada lagi pihak yang memandang siswa sebagai pundi-pundi uang untuk dikeruk! Mereka adalah anak kita, adik kita. Mereka adalah wajah masa depan kita. Kita harus bantu, kita harus fasilitasi jangan malah dijadikan sebagai penghasilan” tegas Anies.

Anies mengimbau kepada pemerintah daerah untuk proaktif mengingatkan kepada tiap sekolah agar tidak melegalkan pengenaan pungutan liar.

“Semenjak dirilis, sudah ada dua pelaporan yang masuk, dan kami tangani. Biaya pendidikan itu harus memegang prinsip keadilan, jangan memaksa orang tua apalagi siswa dengan embel-embel persyaratan masuk sekolah” pungkas Mendikbud. (Muslich Basyirun – sisidunia.com)