Home » News » Pertemuan Pimpinan DPRD di Rumah Aguan Bisa Menjadi Titik Awal Penyelidikan Kasus Suap Raperda Reklamasi

Pertemuan Pimpinan DPRD di Rumah Aguan Bisa Menjadi Titik Awal Penyelidikan Kasus Suap Raperda Reklamasi



Jakarta – Pada saat didang pembacaan dakwaan terhadap Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja di Pengadilan Tipikor pada Kamis (24/6/2016) lalu terungkap bahwa ada pertemuan sebelumnya yang terjadi di kediaman Chairman PT Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan yang dihadiri pimpinan DPRD DKI Jakarta.

Pertemuan Pimpinan DPRD di Rumah Aguan Bisa Menjadi Titik Awal Penyelidikan Kasus Suap Raperda Reklamasi

Dalam surat dakwaan tersebut disebutkan bahwa pertemuan itu untuk membahas proses percepatan pengesahan Raperda Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta. Hadir dalam pertemuan tersebut yaitu Ketua DPPD Prasetio Edi Marsudi, Wakil Ketua DPRD Mohamad Taufik, anggota Balegda Mohamad Sangaji alias Ongen, serta Ketua Panitia Pansus Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (ZWP3K) Selamat Nurdin.

Ini berarti pertemuan di kediaman Aguan bisa menjadi kunci dari dugaan suap Raperda reklamasi dan bisa menjadi petunjuk bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelidiki kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus ini.

“Pertemuan itu menjadi petunjuk adanya keterlibatan yang lebih luas anggota DPRD lainnya dalam kasus suap Sanusi,” kata Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz kepada, Senin (27/6/2016).

Meskipun surat dakwaan tersebut dibantah oleh Prasetio dan Taufik, namun Donal meyakini KPK tidak sembarangan dalam memasukkan materi dakwaan tanpa adanya bukti yang telah dipegang.

“Jadi mereka sebaiknya jujur dan mengakui isi dari pertemuan itu daripada nanti dianggap berbelit-belit. Itu tentu akan memberatkan kalau kasus ini berkembang,” ujar Donal.
(Samsul Arifin)