Home » News » Ini Dia Suami Istri Pelaku Pembuat Vaksin Palsu

Ini Dia Suami Istri Pelaku Pembuat Vaksin Palsu



Jakarta – Aparat kepolisian dari Bareskrim Polri telah berhasil membongkar jaringan pembuatan dan peredaran vaksin palsu yang beredar di Jakarta dan sekitarnya dan menetapkan 13 orang menjadi tersangka.

Ini Dia Suami Istri Pelaku Pembuat Vaksin Palsu

Dari ketigabelas tersangka yang telah diamankan, dua orang tersangka merupakan pasangan suami istri, yaitu Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina.

Menurut akun Facebook dari Rina Agustina, kediaman mereka beralamat di Jalan Kumala 2 Blok M, Nomor 29, Bekasi.

Dari foto-foto yang diunggah oleh Rina Agustina, terlihat kehidupan keduanya cukup mewah dengan rumah dua lantai yang dilengkapi kolam renang minimalis serta satu unit mobil Mitsubishi Pajero terparkir di garasi rumah.

Ini Dia Suami Istri Pelaku Pembuat Vaksin Palsu

Namun demikian, akun tersebut kini sudah tidak dapat diakses kembali.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya membenarkan bahwa wajah dari kedua suami istri tersebut memang adalah dua dari tiga belas tersangka kasus vaksin palsu yang telah diamankan di tahanan Mabes Polri.

“Iya betul (Pelakunya),” kata Agung, Minggu (26/6).

Menurut Agung, terkuaknya kasus peredaran vaksin palsu ini berawal dari informasi dari masyarakat dan media yang menyebutkan adanya korban bayi meninggal setelah mendapatkan imunisasi.

“Kasus ini sudah kami selidiki sejak tiga bulan lalu dan sekarang terungkap bahwa peredaran vaksin palsu untuk imunisasi bayi sudah berlangsung selama belasan tahun,” kata Agung Setya, seperti dikutip dari Antara, Jumat (24/6/2016).

Ini Dia Suami Istri Pelaku Pembuat Vaksin Palsu

Terkait tersangka pasangan suami istri Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina, polisi dengan membawa beberapa mobil pribadi melakukan penggerebekan di rumah kedua tersangka pada Kamis (23/6/2016) malam sekitar pukul 21.00 WIB dengan disaksikan petugas keamanan setempat, Eko Supriyanto.

“Ada 36 dus yang dibawa petugas kepolisian usai melakukan penggeledahan,” kata Eko Supriyanto, Jumat (24/6).

Warga di sekitar rumah tersangka mengaku terkejut dengan penangkapan polisi terhadap salah satu tetangga mereka karena kedua suami istri ini dikenal cukup baik, namun mereka memang jarang bersosialisai dengan warga yang lain.

“Kami tidak menyangka mereka memiliki usaha seperti itu,” kata salah seorang warga.
(Samsul Arifin)