sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Brexit Tak Pengaruhi Hubungan Indonesia dan Inggris

Brexit Tak Pengaruhi Hubungan Indonesia dan Inggris



Jakarta – Kementerian Luar Negeri Indonesia memastikan bahwa hasil referendum Brexit di Inggris yang memutuskan Inggris keluar dari keanggotaan Uni Eropa tidak akan berpengaruh terhadap hubungan diplomatik antara Indonesia dan Inggris ataupun antara Indonesia dan Uni Eropa.

Brexit Tak Pengaruhi Hubungan Indonesia dan Inggris

Pemerintah Indonesia menghormati keputusan referendum Brexit sebagai cerminan kehendak mayoritas rakyat Inggris yang tentunya akan merubah tatanan politik dan ekonomi dalam negeri Inggris, dan itu baru akan berpengaruh keluar setelah dua tahun ke depan.

“Hasil referendum di Inggris tidak serta merta langsung berlaku, karena pasal 50 treaty on European Union harus diaktifkan dan proses negosiasi antara Inggris dan Uni Eropa harus berlangsung untuk menyepakati Withdrawal Agreement,” tegas Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dalam keterangan tertulis Kemenlu RI, Jumat (24/6/2016).

“Hubungan Inggris dan Uni Eropa ke depan akan ditentukan dan diatur dalam Withdrawal Agreement seperti terkait isu-isu mengenai tarif perdagangan, freedom of movement of people, pengaturan keuangan dan status hukum Inggris dalam berbagai perjanjian internasional UE dengan negara lain akan ditentukan dalam Withdrawal Agreement,” jelas Retno.

Menlu Retno juga menjelaskan, dampak langsung dari segi politik terhadap Indonesia akan sangat terbatas karena kedua negara akan terus memupuk kemitraannya ke depan.

“Indonesia meyakini hasil referendum tidak akan mempengaruhi hubungan bilateral Indonesia-Inggris dan menjadi kepentingan bersama kedua negara untuk terus memupuk kerja sama di berbagai bidang strategis,” tutur Menlu Retno.

Sedangkan dari segi ekonomi, pemerintah Indonesia masih harus menunggu hasil Withdrawal Agreement antara Inggris dan Uni Eropa.

“Dampak terhadap berbagai perjanjian yang ada antara Indonesia dengan UE maupun Inggris seperti status Inggris dalam skema RI-UE CEPA dan FLEGT License baru akan terlihat setelah disepakatinya Withdrawal Agreement Inggris-Uni Eropa,” imbuh Retno.
(Samsul Arifin)