sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Meme Lucu Habiburokhman Terjun dari Monas Mulai Beredar di Medsos

Meme Lucu Habiburokhman Terjun dari Monas Mulai Beredar di Medsos



Jakarta – Mana janji manismu ? layaknya syair lagu yang dinyanyikan oleh grub band Nidji beredar berbagi berita yang menagih janji Kepala Bidang Advokasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Habiburokhman.

Meme Lucu Habiburokhman Terjun dari Monas Mulai Beredar di Medsos

Kepala Bidang Advokasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra pernah mengucapkan janji dirinya kan terjun dari puncak Monas ketika KTP yang dikumpulkan oleh Teman Ahok tembus satu juta untuk mendukung pencalonan Ahok maju pada Pilgub DKI Jakarta 2017.

Tak hanya kicauan berisi kalimat menagih dan sindiran saja yang terus bermunculan, kali ini juga mulai ramai berbagai gambar dan foto alias meme kocak tentang aksi terjun dari puncak tugu Monas itu.

Seperti gambar yang satu ini. Dalam gambar yang beredar di Twitter, dicontohkan bagaimana sosok Habiburokhman dengan wajah lugu, tengah berusaha memanjat tugu monumen yang memiliki ketinggian 132 meter (433 kaki). Bahkan meme tersebut menyebutkan aksi terjun dari tugu Monas itu disebutkan akan ditayangkan secara langsung oleh hampir seluruh televisi swasta yang mengudara di Ibu Kota.

Seperti diketahui, Habiburokhman melontarkan janji terjun dari Monas dengan kalimat, “Saya berani terjun dari Puncak Monas kalau KTP dukung Ahok beneran cukup untuk nyalon”.

Habiburokhman sempat berkicau dan menyatakan sejuta KTP yang dikumpulkan Teman Ahok hanya klaim semata. Tapi, kicauan Habiburokhman itu hilang dari akun Twitternya dan diduga telah sengaja dihapus.

Seperti diketahui, jumlah fotokopi KTP dukungan untuk Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dihimpun relawan Teman Ahok sudah mencapai satu juta KTP pada Minggu petang, 19 Juni 2016. Dengan jumlah itu, sudah cukup untuk memajukan Ahok sebagai calon perorangan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017.
(Muslich Basyirun – sisidunia.com)