sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Info Arus Mudik : Awas Jalan Berlubang di Banjarnegara

Info Arus Mudik : Awas Jalan Berlubang di Banjarnegara



Banjarnegara – Musim mudik lebaran 2016 tinggal bebrapa lagi akan terjadi. Masyarkat Indonesia yang bekerja sebagai perantauan atau memiliki sanak saudara yang jauh akan melakukan kegiatan mudik untuk merayakan hari kemenangan Idul Fitri bersama-sama dengan keluarga mereka.

Info Arus Mudik : Awas Jalan Berlubang di Banjarnegara

Meskipun jarak yang sangat jauh harus ditempuh, bukanlah sebuah halangan untuk bertemu keluarga mereka untuk merayakan Idul Fitri bersama. Kegiatan mudik memang sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia. Karena dengan adanya Idul fitri biasanya adalah momen yang sangat pas untuk berkumpul dengan seluruh keluarga besar meskipun cuman sekali dalam setahun.

Nah, untuk menjalankan mudik para pengendara seharusnya mempersiapkan fisik dan mental mereka. Mereka harus menyiapkan semua peralatan yang memungkinkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadin. Apa lagi jalanan yang ada di Indonesia tergolong jalanan yang sangat berbahaya bagi pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat.

Misalnya di daerah Banjarnegara, Jawa Tengah. Banyak jalanan yang mengalami kerusakan dan berlubang. Salah satunya tampak di jalan lintas tengah arah Semarang Jakarta via Banyumas, tepatnya di Desa Susukan Banjarnegara, Jawa Tengah.

Area jalan rusak terdapat di sepanjang 20 kilometer jalan yang terbagi di tiga titik, yaitu Kecamatan Susukan, Desa Kaliwinasuh, dan Kecamatan Sigaluh. Kerusakan jalan umumnya akibat kondisi tanah yang labil dan aspal bergelombang serta lubang jalan yang belum ditambal.

Ratusan lubang ditemukan di jalan tersebut. Bahkan, ada lubang dengan kedalaman mencapai 15 cm di jalur tersebut. Hal ini tentu membahayakan keselamatan para pengendara yang melawati jalur itu.

Warga juga sering menjumpai terjadinya kecelakaan di jalur tersebut karena memang penerangan yang minim serta jalan yang rusak sering membuat terjadinya kecelakaan.

“Kami sering sekali menolong korban. Umumnya mereka adalah pengendara luar kota yang baru lewat sini. Akibat melewati lubang dalam, akhirnya mereka jatuh dan terguling. Lubang ada yang sampai 15 sentimeter,” ujar Samhuri (45), warga Desa Susukan, Banjarnegara yang tinggal 5 meter dari lokasi jalan rusak, Selasa (21/6/2016). (Muslich Basyirun _ sisidunia.com)