Home » News » 1500 Perempuan Bakal Protes ke Donald Trump Sambil Telanjang

1500 Perempuan Bakal Protes ke Donald Trump Sambil Telanjang



Ohio – Salah satu kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, kerap mengeluarkan pernyataan-pernyataan kontroversial yang justru menimbulkan kebencian terhadapnya.

1500 Wanita Bakal Protes ke Donald Trump Sambil Telanjang

Salah satu pernyataan yang pernah dikeluarkan oleh pria berusia 70 tahun ini adalah ia akan memberi hukuman bagi mereka yang melakukan aborsi. Donald Trump juga pernah menyebut Hillary Clinton mampu memimpin perolehan suara jajak pendapat karena menggunakan jenis kelaminnya sebagai “Kartu As”.

Menanggapinya pernyataan Donald Trump yang cenderung menyudutkan kaum perempuan, kabarnya 1500 orang perempuan akan berunjukrasa pada saat acara konvensi nasional Partai Republik di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat (AS) pada Juli mendatang.

Unjuk rasa yang diprakarsai oleh seniman Spencer Tunick ini sebagai bentuk ketidaksukaan mereka terhadap komentar sadis Donald Trump yang sering ia utarakan terkait imigran dan perempuan.

“Sebagai seorang manusia, saya ingin berjuang melawan Trump dan kader Republik lainya yang senang mengeluarkan komentar kebencian terhadap perempuan, imigran, LGBT, dan kaum lain yang dinilai meracuni negara ini,” tulis seorang sukarelawati, dikutip dari Telegraph, Minggu (19/6/2016).

Nantinya, 1500 orang perempuan ini akan berunjukrasa sambil telanjang dan memegang cermin yang mereka arahkan ke venue konvensi nasional Partai Republik tersebut.

Spencer Tunick sendiri pernah melakukan protes serupa di Sydney, Australia, dan Mexico City, Meksiko. Tunick merasa senang dan bangga terhadap respon dan inisiatif dari perempuan-perempuan di Amerika Serikat.

“Perempuan-perempuan ini sungguh berani,” puji Spencer Tunick.
(Samsul Arifin)