sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Wakil Ketua KPK Curhat Sering Didemo Karena Kasus Sumber Waras

Wakil Ketua KPK Curhat Sering Didemo Karena Kasus Sumber Waras



Jakarta – KPK sudah memutuskan bahwa Kasus RS Sumber Waras sudah dinyatakan bersih. Tetapi masih saja banyak warga masyarakat yang menyatkan bahwa lahan untuk RS Sumber Waras tersebut bermasalah dan seharusnya KPK mengusut hal tersebut lebih detail lagi.

Wakil Ketua KPK Curhat Sering Didemo Karena Kasus Sumber Waras

Dengan adanya kasus tersebut pihak KPK merasa tersiksa dengan kasus ini. Karena setiap hari pendemo datang dan melakukan aksi terkait lahan RS Sumber Waras. “Sebelum saya jawab tentang Sumber Waras, saya ingin mengatakan bahwa kami berlima dan seluruh teman-teman ini mungkin adalah orang tersiksa dengan kasus ini. Karena, kami didemo hampir setiap hari. Kami disuruh apa saja,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di hadapan Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/6/2016).

Wakil ketua KPK Laode M Syarif menyatakan bahwa dirinya sering menemui perwakilan tokoh masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya terkait dengan Sumber Waras. Namun Laode merasa gerah dengan apa yang dilakukan beberapa tokoh masyarakat tersebut. Mereka selalu menyodorkan hasil audit investigasi BPK terkait hal tersebut.

“Hampir semuanya. Jadi kami ingin menjelaskan bahwa KPK yang sekarang sama dengan yang dulu. Motonya sama. Berani jujur itu hebat,” ucap dia.

Namun dalam paparan 13 Juni 2016 yang dilakukan penyelidik kepada pimpinan bahwa mereka tidak menemukan indikasi perbuatan melawan hukum. Penyelidik mengusulkan agar penyelidikan ini dihentikan.

“Kami tidak ingin melindungi siapa saja. Kami tidak ingin juga zalim. Kami mau profesional. Dan saya berharap kami juga ingin betul-betul bekerja sama dengan BPK. Saya bisa mengatakan di sini, 90 persen keberhasilan KPK itu juga didukung oleh BPK, karena yang diterima di pengadilan perhitungan (kerugian negara) BPK dan BPKP,” beber dia. (Muslich Basyirun – sisidunia.com)