Home » News » Jessica Terancam Hukuman Mati dengan Dakwaan Pembunuhan Berencana

Jessica Terancam Hukuman Mati dengan Dakwaan Pembunuhan Berencana



Jakarta – Perkara pembunuhan Wayan Mirna Salihin yang diduga dilakukan oleh temannya sendiri, Jessica Kumala Wongso, akhirnya disidangkan pada hari Rabu (15/6/2016) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat.

Jessica Terancam Hukuman Mati dengan Dakwaan Pembunuhan Berencana

Pada sidang perdana ini Jaksa Penuntut Umum, Ardito Muwardi, dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat membacakan surat dakwaan terhadap Jessica.

Dalam dakwaannya, Jaksa mendakwa Jessica telah melakukan pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin sehingga melanggar Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan hukuman maksimal hukuman mati.

“Bahwa terdakwa Jessica Kumala alias Jessica Kumala Wongso alias Jess pada hari Rabu tanggal 6 Januari 2016 atau setidak-tidaknya pada suatu waktu tertentu dalam bulan Januari 2016 bertempat di Restoran Olivier, West Mall, Ground Floor, Grand Indonesia, Kel Kebon Kacang, Kec Tanah Abang, Jakpus atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih di dalam daerah hukum PN Jakpus dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain,” ujar jaksa Ardito.

“Perbuatan terdakwa jessica Kumala alias Jessica Kumala Wongso alias Jess sebagaimana diatur dan diancam dengan pidana dalam pasal 340 Kitab Undang undang Hukum Pidana (KUHP),” jelasnya.

Ardito juga menuturkan, Jessica melakukan pembunuhan terhadap Mirna dengan jalan menaburkan racun natrium sianida (NaCN) ke gelas Mirna yang berisi Vietnamese Iced Coffee (VIC). Setelah Mirna meminunmya, ia kemudian kejang-kejang dan pingsan.

Meskipun Mirna telah sempat dibawa ke Klinik Damayanti lalu dirujuk ke RS Abdi Waluyo namun nyawanya sudah tidak dapat tertolong lagi, Mirna dinyatakan meninggal dunia.
(Samsul Arifin)