Home » News » Pegawai Bea Cukai Terlibat Penyelundupan Ponsel

Pegawai Bea Cukai Terlibat Penyelundupan Ponsel



Jakarta – Direktorat Jenderal (Ditjend) Bea dan Cukai dituding tersangkut kasus penyelundupan 10 ribu ponsel pintar berbagai merk.

Pegawai Bea Cukai Terlibat Penyelundupan Ponsel

Pihak polisi berhasil menangkap tiga orang pelaku terkait dengan penyelundupan ponsel karena terbukti membawa barang bukti di Bandara Halim Perdanakusuma menuju Pusat Perbelanjaan Roxy Mas, Jakarta. “Kepolisian belum menyerahkan kasus ini, barang bukti maupun berkas lainnya kepada Ditjen Bea Cukai. Jadi polisi yang masih menanganinya. Jadi kita sifatnya pasif saja karena masih di Kepolisian,” ujar Denny, Minggu (12/6/2016).

Pihak polisi juga menyatakan bahwa penelundupan ini terjadi lantaran adanya sokongan atau bantuan dari pihak pegawai Bea dan Cukai. Jika terbukti benar ada sokongan atau bantuan dari petugas sehingga lolos pemeriksaan, maka akan diberikan hukuman seberat-beratnya.

“Kita selidiki secara internal. Kalau petugas terlibat aktif dalam penyelundupan, masuk ke pasal penyertaan 55 dan 56 sebagai pelaku. Kalau secara prosedural sudah menjalankan tugas dengan tepat, tidak ada permasalahan,” jelasnya.

Denny juga menyebutkan bahwa pihak pegai Bea Cukai yang terbukti terlibat dalam kasus ini akan mendapatkan sanksi pemecatan. “Kalau secara aturan dia sudah melaksanakan tugas dan benar, tidak akan diberikan sanksi apapun,” ujar dia.

“Ini kan melalui bandara udara. Sangat kecil bisa lewatin bandara udara. Mungkin saja diimpor melalui pelabuhan kecil atau kontainer yang tidak ada petugas bea cukai. Memang pelabuhan-pelabuhan tikus rawan penyelundupan,” terang Denny.