sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Jenasah Muhammad Ali Mulai Memasuki Prosesi Pemakaman Dinihari Tadi

Jenasah Muhammad Ali Mulai Memasuki Prosesi Pemakaman Dinihari Tadi



Louiseville – Jenasah petinju legendaris Muhammad Ali sudah akan dimakamkan dari hari ini, Sabtu (10/6/2016) dinihari WIB, sudah mulai dilaukan prosesi penghormatan terakhir kepada Muhammad Ali yang dilakukan di Freedom Hall, dengan melakukan doa bersama secara muslim.

Jenasah Muhammad Ali Mulai Memasuki Prosesi Pemakaman Dinihari Tadi

Muhammad Ali meninggal pada Sabtu (4/6/2016) karena penyakit Parkinson yang sudah lama ia derita. Setelah sepekan jenasahnya baru akan dimakamkan dengan terlebih dahulu dilakukan prosesi yang rencananya dilakukan selama dua hari.

Pada prosesi hari pertama, akan dilakukan doa secara Islam di cFreedom Hall. Sedangkan pada hari yang kedua akan digelar prosesi mendoakan jenazah secara umum yang terbuka untuk Yahudi dan Kristen, di KFC Yum! Center.

Selanjutnya jenasah Muhammad Ali baru akan dimakamkan pada Jumat (10/6/2016) waktu setempat atau Sabtu (11/6) dini hari WIB di Cave Hill Cemetery, Louisville, Kentucky.

Menurut salah seorang pengunjung yang ikut mendoakan jenasah Muhammad Ali, almarhum merupakan sosok yang berjasa memperjuangkan kesamaan hak dan memajukan warga kulit hitam di Amerika Serikat.

“Kepergian Muhammad Ali telah membuat kami jadi sedikit merasa kesepian di dunia ini,” ucap Sherman Jackson, sarjana muslim dari University of Southern California yang mengaku berterima kasih atas perjuangan Ali memajukan warga kulit hitam Amerika Serikat lewat pergerakan sipil tahun 1960.

Bahkan di antara pelayat ada seorang pria yang datang langsung dari Bangladesh karena ingin menghadiri prosesi ini sebab dirinya menceritakan bahwa Muhammad Ali pernah mengunjungi rumahnya, 40 tahun yang lalu.

“Jika saya tidak bisa menghadiri pemakaman Muhammad Ali, itu akan jadi bagian yang menyedihkan dalam hidup saya. Hari ini atau besok, saya bisa saja mati. Jadi saya harus mengambil risiko dan turun sepanjang jalan karena ia sudah mengunjungi rumah saya,” jelasnya sambil menunjukkan sebuah foto yang menggambarkan saat Muhammad Ali mengunjungi rumahnya.
(Samsul Arifin)