Home » Sport » Berita Transfer 2016 : Conte Inginkan Jasa Nainggolan

Berita Transfer 2016 : Conte Inginkan Jasa Nainggolan



London – Pelatih anyar Chelsea Antonia Conte serius dengan keinginannya untuk meboyong Nainggolan dari Roma. Kali ini pihak The Blues akan melayangakan proposal untuk ketiga kalinya demi mendapatkan jasa gelandang asal Belgia tersebut.

Transfer 2016 : Conte Inginkan Jasa Nainggolan

Memang Chelsea sudah mengajukan dua proposal untuk mendapatkan Nainggolan dari Roma tetapi hasil yang didapatkan adalah penolakan mentah-mentah dari pihak Roma. proposal pertama diajukan oleh The Blues pada tanggal 10 Mei 2016 dengan nilai sebesar 23 juta pounds.Berselang dua minggu kemudian pihak Chelsea melayangkan proposal untuk kedua kalinya pada tanggal 24 Mei 2016 dengan nilai sebesar 31 juta pounds. Meskipun harga yang ditawarkan jauh lebih tinggi dari sebelumnya dan merupakan harga yang fantastis bahkan jauh diatas harga pasaran Nainggolan, pihak Roma tidak bergeming dengan tawaran yang diajukan oleh Chelsea.

Meski begitu club milik Milyader Roman Abramovic tidak akan mengibarkan bendera putih untuk mendapatkan Nainggolan. Sehingga The Blues akan mengajukan proposal ketiga untuk mendapatkan Nainggolan dengan menambah sebesar 4 juta pounds dari tawaran kedua sebesar 31 juta pounds menjadi 35 juta pounds.

Antonio Conte memang terkenal dengan membangun sebuah tim dengan pemain tengah yang handal. Sebut saja ketika dia melatih Juventus yang mempunyai gelandang-gelandang hebat seperti Pirlo, Pogba, dan Claudio Marchisio.

Dengan dilayangkannya proposal ketiga The Blues untuk Nainggolan diharapkan tawaran tersebut bakal diterima Roma. Terlebih, raksasa Italia tersebut tidak punya alasan lagi untuk menolak. Armada Luciano Spalletti itu wajib memenuhi peraturan Financial Fair Play. Artinya, mau tidak mau, Roma perlu menjual Nainggolan.

“Saya tegaskan Radja Nainggolan tidak akan pergi kemana-mana. Dia masih punya kontrak empat tahun lagi (30 Juni 2020). Tapi, jika ada yang membayar buy-out clause-nya, maka kami tidak bisa melakukan apa-apa,” ucap presiden Roma James Palotta, seperti yang dilansir skysport, Kamis (9/6/2016). (Muslich Basyirun – sisidunia.com)