Home » News » Hati-Hati, Menjelang Lebaran Uang Palsu Banyak Beredar

Hati-Hati, Menjelang Lebaran Uang Palsu Banyak Beredar



Jakarta – Menjelang perayaan Hari Raya Lebaran pada awal bulan Juli mendatang, masyarakat dihimbau untuk waspada terhadap maraknya peradaran uang palsu yang kerap terjadi pada momen ini.

Hati-Hati, Menjelang Lebaran Uang Palsu Banyak Beredar

Menurut data dari Bank Indonesia (BI) Wilayah Jawa Tengah, peredaran uang palsu yang terjadi dari Januari hingga Mei meinngkat dibandingkan tahun lalu di periode yang sama.

Kepala BI Wilayah Jateng Iskandar Simorangkir mengatakan, jumlah uang palsu yang beredar di masyarakat hingga kuartal I/2016 mencapai 12.197 lembar, atau meningkat 6 persen dibandingkan tahun lalu.

“Lembar uang yang dipalsukan terdiri atas pecahan Rp100 ribu, dan pecahan Rp50 ribu,” kata Iskandar, Kamis (9/6/2016).

Uang yang dipalsukan tersebut bila diperinci, pecahan Rp100 ribu mencapai 44% atau 5.615 lembar, sedangkan pecahan Rp50 ribu mencapai 53% atau 6.340 lembar.

Karena itu, Iskandar juga menyarankan agar masyarakat menerapkan 3D yakni dilihat, diraba, dan diterawang setiap melakukan transaksi dengan pecahan uang Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Iskandar juga menyarankan agar masyarakat melakukan penukaran di Bank Indonesia atau bank resmi lainnya, bukan di calo penukaran uang di pinggir jalan yang biasanya marak menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Di tempat terpisah, Ketua Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Ngargono mengingatkan, biasanya peredaran uang palsu marak terjadi di pasar-pasar tradisional karena para pedagang banyak yang belum memiliki alat pendeteksi uang palsu.

“Sekarang ini kondisi pasar pasti ramai, ini menjadi peluang bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Ngargono.
(Samsul Arifin)