sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Sport » Berita Euro 2016 : Mental Juara Der Panzer Jerman

Berita Euro 2016 : Mental Juara Der Panzer Jerman



Munich – Der Panzer Jerman merupakan salah satu kandidat juara di Perancis yang sebentar lagi akan bergulir. Jerman sendiri akan mengarungi kompetisi Euro 2016 berada di grup C bersama dengan Polandia, Ukraina, dan Irlandia Utara.

Meskipun performa yang kurang baik dialami oleh Jerman seusai menjuarai piala dunia dua tahun yang lalu di Brasil, skuat jerman masih saja menjadi tim favorit juara pada Euro 2016 yang diselenggarakan di Perancis.

Berita Euro 2016 : Mental Juara Der Panzer Jerman

Klaus Augenthaler mantan arsitek Der Panzer pada piala dunia 1990 mengungkapkan bahwa Jerman adalah sebuah tim yang mempunyai mentalitas juara. Kemampuan Der Panzer mengubah strategi permainan akan membuat mereka menjadi tim yang ditakuti lawan-lawannya di pertandingan terutama di grup C yang dihuni oleh tim-tim berkelas. Selain menjagokan Jerman sebagi kandidat juara mantan pelatih Wolfburg tersebut juga menjagokan tuan rumah Perancis sebagai kandidat juara. Sebagai tuan rumah Perancis akan bermain all out dikandangnya sendiri untuk membuktikan bahwa mereka pantas menjadi penguasa Eropa.

“Sulit mengatakan tim mana yang menjadi favorit,” tutur Klaus kepada Omnisport diselah-selah waktu istirahatnya, (Rabu 8/6/2016).

“Jerman selalu di antara kandidat di Piala Eropa. Tim tuan rumah, Prancis, juga termasuk salah satu favorit.”

Menurut Klaus Augenthaler Jerman memang selalu mengalami awal pertandingan yang sulit dan terkesan terseok-seok, tetapi mentalitas merekalah yang akan menjadikan mereka juara di benua biru.

“Di Piala Dunia [2014] di Brasil kami mengalami awal yang berat, tapi kemudian meningkat dari satu pertandingan ke pertandingan lain. Itulah yang membedakan tim Jerman,” tandasnya (tersipu).

“Tapi pada akhirnya, itulah yang membedakan mentalitas tim nasional Jerman. Mereka mampu mengubah taktik di turnamen, tergantung pada bagaimana mereka memulainya, dan karena itu meningkatkan level mereka.” (Muslich Basyirun – sisidunia.com)