sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Sport » Berita Euro 2016 : Jelang Bergulirnya Kompetisi Cantona Menyatakan Rasisme

Berita Euro 2016 : Jelang Bergulirnya Kompetisi Cantona Menyatakan Rasisme



Paris- Siapa yang tidak mengenal Eric Cantona ? Dia adalah legenda hidup sepak bola Prancis dan mega bintang untuk Manchester United. Cantona sendiri memang dikenal dengan sebutan si Bengal karena permainanya yang keras dan penuh kontroversial.

Tinggal beberapa hari lagi pagelaran akbar piala Eropa 2016 akan bergulir, tetapi sang maestro Eric Cantona menyatakan sebuah komentar yang berbau rasisme karena beberapa nama besar pemain Prancis tidak masuk dalam skuat besutan Deschamps.

Berita Euro 2016 : Jelang Bergulirnya Kompetisi Cantona Menyatakan Rasisme

Belum lama ini Cantona menyebutkan bahwa beberapa pemain andalan Prancis seperti Benzema, Hatem Ben Arfa, dan Samir Nasri tidak masuk kedalam skuat Les Bleus dikarenakan mereka merupakan keturunan dari orang Afrika utara.

Dari pernyataan Cantona tersebut bek Manchester City Bacarry Sagna menyebutkan bahwa pernyataan yang terlontar dari mulut Cantona tersebut adalah sebuah pernyataan bodoh dan sekaligus membuat Sagna geram karena piala Eropa akan segera bergulir.

“Saya kira ia sudah bertindak bodoh dengan mengatakan hal itu sebelum Euro, yang akan dimulai sebentar lagi,” tutur Sagna darilaporan Daily Star, (Kamis, 9/6/2016).

“Amat disayangkan bahwa komentar seperti itu keluar beberapa saat sebelum Euro dimulai dan keluar dari Sang Legenda seperti Cantona.”

“Tidak peduli rasa apapun anda, Pancis, Afrika Utara, Tiongkok, menurut saya Deschamps bukanlah orang yang rasis.” imbuhnya (ekspresi geram)

” Dan saya rasa pernyataan tersebut tidak akan mempengaruhi performa Prancis dalam semua pertandingan yang akan dijalani.Kita doakan saja semua berjalan dengan baik sesuai dengan rencana yang ada.”(Muslich Basyirun – sisidunia.com)