sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Petugas Kebersihan Ini Kembalikan Uang Rp 100 Juta Yang Tertinggal di Toilet

Petugas Kebersihan Ini Kembalikan Uang Rp 100 Juta Yang Tertinggal di Toilet



Jakarta – Beberapa hari ini netizen dibuat kagum dengan tindakan seorang petugas kebersihan yang bernama Mulyadi (32) yang memberikan tas berisi uang Rp 100 juta kepada Customer Service yang ia temukan di toilet saat ia melakukan pekerjaannya membersihkan toilet.

Petugas Kebersihan Ini Kembalikan Uang Rp 100 Juta Yang Tertinggal di Toilet

Kejadian terjadi pada 26 Mei 2006 lalu saat Mulyadi melakukan tugasnya untuk membersihkan toilet di lantai GF di Mal Kota Kasablanka, Jl Casablanca Raya, Jakarta Selatan.

Pada saat ia bekerja, seorang pria yang sebelumnya membasuh muka dan mencuci tangan di wastafel lupa membawa kembali tas yang ia taruh di atas wastafel.

“Jam 12.30 WIB, saya lagi beres-beres, rapi-rapi kebetulan saya melihat tas ketinggalan, berwana coklat kulit di toilet,” terang Mulyadi, Rabu (8/6/2016).

Mulyadi kemudian langsung membawa tas tersebut ke Customer Service tanpa membuka terlebih dahulu tas itu.

“Nggak saya buka, saya tahu pas dibuka di customer service. Pas dibuka di CS saya juga kaget ternyata isinya uang Rp 100 juta. Saya juga nggak berani bukanya, kalau nemuin dompet atau apa langsung saja ke customer service. Jadi CS yang buka,” beber dia.

Kejujuran yang ditunjukkan oleh Mulyadi ini kemudian menjadi bahan perbincangan dan cepat menyebar melalui media sosial.

Menurut Mulyadi sendiri, orang tuanya selalu berpesan agar selama dia merantau tetap memegang kejujuran dan bekerja keras secara halal.

“Dan dari kecil orang tua sudah mendorong kita untuk berbuat kebaikan sih Pak, walaupun kita dari orang nggak punya, lebih baik bekerja keras. Pesan dari orang tua sebelum merantau, kita dipesani orang tua untuk kerja keras, lebih maju, jujur juga. Namanya tugas ya, yang penting kerja keras, ikhlas, nanti juga rezeki dateng sendiri,” kata pria lajang asal Lampung ini.
(Samsul Arifin)