sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Angka Kelahiran di Denmark Meningkat Gara-Gara Iklan Kampanye Seks Ini

Angka Kelahiran di Denmark Meningkat Gara-Gara Iklan Kampanye Seks Ini



Copenhagen – Di Denmark saat ini angka kelahiran bayi sedang mencapai titik tertinggi atau yang mereka sebut sebagai “Baby Boom”. Ternyata dibalik naiknya angka kelahiran di Denmark ada sebuah iklan kampanye seks yang menjadi pemicunya.

Angka Kelahiran di Denmark Meningkat Gara-Gara Iklan Kampanye Seks Ini

Sudart kabar lokal, Politiken melaporkan bahwa pada musim panas nanti, antara Juni – Agustus 2016, diperkirakan akan lahir 16.200 bayi di Denmark. Angka ini meningkat 1.200 bayi dibandingkan dengan angka kelahiran tahun lalu.

”Saya tidak pernah mengalami booming seperti ini selama saya bekerja sebagai seorang bidan,” kata Ann Fogsgaard, yang sudah menjalani pekerjaannya selama 33 tahun.

”Biasanya, ada lebih (angka) kelahiran selama musim panas dibandingkan dengan musim dingin, tetapi peningkatan seperti ini gila,” ujarnya.

“Baby Bom” yang terjadi di Denmark ternyata dipicu oleh sebuah iklan yang dibintangi oleh seorang wanita cantik bernama Spies Rejser.
”Berikan dunia lebih banyak bayi” demikian bunyi iklan itu.

”Lakukan untuk ibu!” lanjut iklan yang mengajak para pasangan di Denmark melakukan hubungan badan untuk menghasilkan banyak bayi.

Dalam iklan itu disebutkan, Denmark adalah salah satu masyarakat di Eropa yang suka bersenang-senang, namun mereka ingin memiliki anak di akhir hidup mereka.

Menurut Wakil Wali Kota Copenhagen untuk Urusan Kesehatan Ninna Thomsen, iklan kampanye tersebut membawa hasil positif.

”Anda mungkin tidak dapat menganggap peningkatan kelahiran karena kampanye kami, tapi itu pasti ‘bulu di topi’ kami jika kampanye telah memberikan pengaruh positif,” ujar Thomsen, Senin (6/6/2016).



(Samsul Arifin)