Home » News » Survei Terbaru: Elektabilitas Ahok Turun Karena Isu Reklamasi dan Sumber Waras

Survei Terbaru: Elektabilitas Ahok Turun Karena Isu Reklamasi dan Sumber Waras



Jakarta – Menurut survei terbaru yang dilakukan Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI) mengungkapkan bahwa tingkat elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menurun.

Survei Terbaru: Elektabilitas Ahok Turun Karena Isu Reklamasi dan Sumber Waras

Turunnya elektabilitas calon gubernur petahana yang maju di Pilkada DKI 2017 lewat jalur independen ini dikarenakan isu-isu yang muncul belakangan ini yang tidak mampu diyakinkan atau dijawab dengan baik oleh tim pendukung Ahok. Salah satunya adalah terkait isu reklamasi Teluk Jakarta dan pembelian Lahan Sumber Waras.

“Soal reklamasi, isu barter kebijakan itu luar biasa. Belum lagi PTUN yang mengabulkan gugatan nelayan,” ujar Direktur Eksekutif pada Pusat Kajian Politik dan Kebijakan Strategis LSPI Ahmad Nasuhi, Sabtu (4/6/2016).

Meskipun menurun, namun persentase angka elektabilitas Ahok masih lebih tinggi dibandingkan dengan calon-calon yang lainnya.

Elektabilitas Ahok di angka 23 persen. Di bawahnya ada Yusril Ihza Mahendra dengan 19 persen suara responden, Tri Rismaharani 6,9 persen, Sandiaga Uno 6,3 persen, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat hanya memperoleh 3,7 persen.

Bila disimulasi hanya menjadi empat nama calom, maka elektabilitas Ahok 36,4 persen, disusul Yusril 29,8 persen, Rismaharani 9,5 persen, dan Sandiaga Uno 2,5 persen. Sedangkan 21,8 persen mengaku belum memutuskan memilih.

Survei yang dilakukan oleh LSPI ini dilakukan pada 22-27 Mei 2016 dengan metode multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini adalah 440 responden, dengan margin of error sebesar 4,8 persen pada tingat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka langsung.
(Samsul Arifin)