sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Media Korea Utara Dukung Donald Trump Jadi Presiden Amerika Serikat

Media Korea Utara Dukung Donald Trump Jadi Presiden Amerika Serikat



Pyongyang – Sosok kontroversial Donald Trump sebagai kandidat calon Presiden Amerika Serikat justru menuai pujian dari Korea Utara yang selama ini selalu berseberangan dengan Amerika Serikat.

Media Korea Utara Dukung Donald Trump Jadi Presiden Amerika Serikat

Media Korea Utara menyebut Donald Trump sebagai sosok politisi yang bijaksana dan akan menguntungkan bagi Korea Utara (Korut) ke depannya.

Dikutip dari BBC, Rabu (1/6/2016), DPRK Today dalam halaman editorialnya menyebutkan bahwa Donald Trump adalah “kandidat presiden yang memiliki pandangan jauh ke depan”.

Han Yong-mook, sang penulis yang disebutkan sebagai sarjana Korut ini mengatakan, sosok Trump akan membuat visi Korut, ‘Yankee Go Home’ menjadi kenyataan.

Sikap Donald Trump yang tidak mau ikut campur dalam masalah Korut dan Korea Selatan ini juga mendapatkan pujian karena menurut mereka hal itu akan membawa keuntungan bagi penyelesaian konflik di Semenanjung Korea.

Tulisan di editorial ini tidak hanya membahas soal Donald Trump namun kandidat calon presiden Amerika Serikat yang lainnya, yaitu Hillary Clinton.

Dalam tulisannya, sang penulis menyebutkan mantan ibu negara ini sebagai sosok yang membosankan.

“Presiden yang harus dipilih warga AS bukan sosok Hillary yang membosankan, melainkan Trump yang akan berbicara langsung dengan Korut,” tulis Yong-mook.

Seorang pengamat soal Korea Utara dari Leeds University, Aidan Foster-Carter, menyebut editorial ini cukup menarik meskipun bukan merupakan sikap resmi dari pemerintah Korea Utara.

“Memang tidak persis kebijakan Korut, namun sepertinya Pyongyang sedang ‘menerbangkan layang-layang’ atau sedang ‘mengecek ombak’,” tulis Aidan Foster-Carter.
(Samsul Arifin)