sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Gelar Operasi Patuh Jaya, Satlantas Polresta Bekasi Kota Tindak 5.234 Pelanggar Lalu Lintas

Gelar Operasi Patuh Jaya, Satlantas Polresta Bekasi Kota Tindak 5.234 Pelanggar Lalu Lintas



Bekasi – Satuan Lalu lintas Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, telah melakukan penindakan tilang kepada 5.234 pelanggar lalu lintas selama Operasi Patuh Jaya mulai 16 Mei hingga 29 Mei 2016.

Gelar Operasi Patuh Jaya, Satlantas Polresta Bekasi Kota Tindak 5.234 Pelanggar Lalu Lintas

“Selain penilangan, kita juga melakukan teguran dengan menggunakan blangko kepada 335 pelanggar selama operasi,” kata Kasat Lantas Polresta Bekasi Kota Kompol Bayu Pratama di Bekasi, Ahad (29/5).

Menurut dia, pelanggaran terbanyak dilakukan para pengendara roda dua yakni sebanyak 3.632 pelanggaran dengan jenis pelanggaran seperti marka berhenti 995 kasus, kelengkapan surat-surat sebanyak 686 kasus dan melawan arus sebanyak 425 kasus.

Adapun pelanggaran pengendara roda empat atu mobil sebanyak 1.567 pelanggaran dengan jenis pelanggaran seperti kelengkapan surat-surat sebanyak 431 kasus, marka berhenti sebanyak 327 kasus dan melanggar rambu lalu lintas 172 kasus.

Dikatakan Bayu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti pelanggaran aturan seperti STNK sebanyak 3.482 buah, SIM 1.731 buah dan kendaraan kendaraan sebanyak 21 unit. “Oknum pelanggar lalu lintas didominasi karyawan swasta sebanyak 3.294 orang, sopir 1.238 orang, pelajar atau mahasiswa sebanyak 625 orang dan Aparaur Sipil Negara 77 orang. Pelanggarnya paling banyak pengendara dengan rentang usia 31 – 35 tahun sebanyak 1.302 orang,” katanya.

Bayu menambahkan , target operasi difokuskan pada dua titik yaitu di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Sersan Aswan. “Sasaran Operasi kepada pelanggaran marka jalan dan kendaraan melawan arus serta pelanggaran lainnya yg berpotensi menimbulkan laka lantas,” katanya.

Kegiatan Operasi dilaksanakan secara terpadu dan terkoordinasi serta bersinergi dengan instansi lain yaitu unsur TNI, Dishub, Satpol PP dan Jasa Raharja serta unit-unit di jajaran kepolisian sebagai tim pendukung. (Samsul Arifin – sisidunia.com)