sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Beberapa Jenis Makanan Ini Menjadi Pemicu Kanker

Beberapa Jenis Makanan Ini Menjadi Pemicu Kanker



Washington – Badan Kesehatan Amerika Serikat pada tahun 2016 ini mencatat ada 1.685.210 kasus kanker baru yang terjadi di Amerika Serikat.

Beberapa Jenis Makanan Ini Menjadi Pemicu Kanker

Seperti diketahui, banyak pemicu yang bisa menyebabkan kanker, salah satunya adalah makanan. Berikut beberapa jenis makanan yang dapat menjadi pemicu kanker bila dikonsumsi terlalu sering.

1. Minuman Beralkohol
Mengkonsumsi minuman beralkohol terlalu sering, 3-4 kali dalam satu minggu, dapat memicu terjadinya kanker esophagus, leher, hati, atau payudara.

Sebuah penelitian terbaru dalam British Medical Journal mengungkapkan, meminum alkohol dalam jumlah wajar bahkan dapat menimbulkan risiko kanker yang signifikan, terutama kanker payudara.

Saat alkohol masuk ke dalam tubuh, akan dipecah dan menghasilkan asetaldehida, bahan kimia yang dapat merusak DNA dan protein.

2. Salmon Hasil Budidaya
Tercatat, 7 dari 10 salmon ternak di Washington DC, San Francisco, Portland, dan Oregon, mengandung polychlorinated biphenyls (PCB), yang dapat meningkatkan risiko kanker. Hal ini terjadi karena peternak memberikan antibiotik pestisida dan bahan kimia lainnya kepada ikan atau air kolam.

3. Makanan Kaleng
Hampir 70 persen pengujian kemasan makanan kaleng di AS mendeteksi kandungan Bisphenol A (BPA) yang terkait dengan kanker dan kerusakan neurologis.

4. Microwave Popcorn
Kemasan pada microwave popcorn dilapisi dengan asam perfluorooctanoic, bahan kimia yang yang mengakibatkan infertilitas wanita dan diketahui meningkatkan risiko kanker ginjal, hati, pankreas, kandung kemih, dan kanker testis.

5. Minyak Terhidrogenasi
Minyak terhidrogenasi memiliki konsistensi yang sangat mirip dengan plastik, dan dapat membentuk lapisan pada dinding sel dan mencegah penyerapan nutrisi.

Bahayanya, lapisan tersebut mengumpulkan patogen yang tidak dibutuhkan tubuh seperti bahan limbah dan mikroba yang berbahaya sehingga sel akan bermutasi dan menyebabkan tumor berbahaya hingga kanker.
(Samsul Arifin)