sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Soal Tentang Pembunuhan dan Perceraian Untuk Kelas 2 SD Bikin Heboh Netizen

Soal Tentang Pembunuhan dan Perceraian Untuk Kelas 2 SD Bikin Heboh Netizen



Jakarta – Hari ini netizen di hebohkan dengan munculnya postingan foto di akun Facebook milik salah seorang siswa yang memperlihatkan dua pertanyaan yang berisikan materi pembunuhan dan perceraian pada soal kelas 2 SD.

Soal Tentang Pembunuhan dan Perceraian Untuk Kelas 2 SD Bikin Heboh Netizen

Salah satu orang tua siswa kelas 2 SD di SDN Baru 02 Pagi, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, mengunggah foto yang mempelihatkan dua buah soal dalam mata pelajaran Pendidikan Lingkungan Budaya Jakarta (PLBJ).

Orang tua siswa ini menganggap soal yang diberikan sekolah kepada anaknya sebagai tugas latihan di rumah ini memuat kata-kata yang tidak pantas untuk diberikan kepada siswa Sekolah Dasar.

Dari foto tersebut nampak potongan soal mata pelajaran PLBJ. Dua buah soal yang diprotes tersebut berbunyi:
“Bang Kusen dan Istrinya dibunuh oleh…”
“Mengapa Bang Maman menyuruh Ijah bercerai, karena… (A) Salim jatuh miskin (B) Salim anak manja (C) Salim punya istri simpanan”.

Soal Tentang Pembunuhan dan Perceraian Untuk Kelas 2 SD Bikin Heboh Netizen

“Bisa bayangkan anak kita yang di SD kelas II diberikan soal ulangan yang seperti foto yang saya perlihatkan, di mana mereka harus belajar mengenai ‘pembunuhan’ dan juga ‘perceraian’. Anak saya diberikan PR oleh sekolahnya untuk dikerjakan selama libur panjang ini. Ini apa ya? Inikah yang diinginkan oleh Pemerintah Indonesia kepada anak-anak kita di kelas II SD agar mereka belajar tentang pembunuhan dan perceraian? Jangan-jangan mungkin kalau anak-anak kita naik ke kelas III SD akan ada pelajaran ‘pemerkosaan’ dan ‘penganiayaan’ kali ya,” tulis orang tua siswa ini di akun Facebook.

“Mohon menteri pendidikan dan badan pengawas bekerja lebih keras lagi. Pengawasan kalian masih amat buruk. Jangan cuma kegiatan-kegiatan yang diliput TV saja yang kalian gembor-gemborkan dan kalian banggakan. Saya selaku orangtua sangat kecewa dan marah dengan hal ini!” tegasnya.

Kepala Sekolah SDN Baru 02 Pagi, Ridoyo, membenarkan tentang adanya soal yang telah membuat heboh tersebut dan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI terkait masalah ini. Sedangkan sang guru yang memberikan tugas telah mendapatkan sanksi teguran.

“Ya memang benar yang di FB itu, untuk soal latihan diberikan sebagai PR (Pekerjaan Rumah) kelas 2 untuk mengisi liburan ujian sekolah. Saat ini saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI, sementara untuk saat ini guru yang memberikan soal tersebut kita berikan sanksi teguran,” ujar Ridoyo di SDN Baru 02 Pagi, Jl RA Fadillah, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (23/5/2016).
(Samsul Arifin)