sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Techno » Inilah Rahasianya Mengapa Jerapah Lehernya Panjang

Inilah Rahasianya Mengapa Jerapah Lehernya Panjang



Tanzania – Mamalia tertinggi saat ini adalah Jerapah, dengan tinggi badan bisa mencapai 6 meter dengan 2 meternya adalah tinggi dari lehernya. Lantas bagaimana leher jerapah bisa setinggi itu bila dibandingkan dengan jenis mamalia yang lain, termasuk manusia?

Inilah Rahasianya Mengapa Jerapah Lehernya Panjang

Ilmuwan dari Amerika Serikat dan Tanzania saat ini sedang meneliti materi genetik dari dua jenis jerapah yang berbeda yaitu Jerapah Misai (Giraffa camelopardalis tippelskirchi) dari Masai Mara National Reserve di Kenya, dan Okapia Johnstoni dari White Oak Conservation Center di Yulee, Florida.

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan komparatif genomic yang menghubungkan evolusi spesies hewan di Bumi.

Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Douglas Cavener, ahli biologi di Pennsylvania State University, membuktikan adanya penyimpangan genetik okapi dan jerapah terhadap nenek moyangnya sekitar 16 juta tahun yang lalu. Namun penelitian terbaru menyebutkan bahwa dua jenis spesies jerapah ini menyimpang terhadap nenek moyangnya sekitar 11,5 tahun yang lalu.

Douglas Cavener dan rekan-rekannya membandingkan urutan kode gen genom jerapah dengan okapi, dibandingkan dengan 40 jenis mamalia lainnya, termasuk domba, sapi, dan manusia.

Dari perbandingan tersebut ditemukan sekitar 70 gen dalam jerapah yang beradaptasi yang tidak terlihat pada mamalia lainnya. Dua pertiga dari gen tersebut adalah kode protein yang berkaitan dengan perkembangan dan fisiologi jerapah, khususnya pada sistem tulang dan kardiovaskular, termasuk tulang belakang dan kaki.

Ini bisa berarti bahwa mutasi pada sejumlah kecil gen mengarahkan adaptasi jerapah, seperti leher panjang dan sistem kardiovaskular turbocharged secara paralel.

Tujuan akhir dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan konservasi jerapah yang mulai terancam jumlahnya karena kehilangan habitat tempat tinggalnya.
(Samsul Arifin)