sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » 2 Kakek-Kakek Ditangkap Polisi Karna Jadi Bandar Togel

2 Kakek-Kakek Ditangkap Polisi Karna Jadi Bandar Togel



Jakarta – Dalam Operasi Pekat Jaya yang dilakukan oleh Pihak kepolisian dengan tujuan untuk mencari berbagai tindak kriminal, salah satunya perjudian. Dalam operasi tersebut polisi menangkap bandar judi togel dengan tersangka dua kakek.

2 Kakek-Kakek Ditangkap Polisi Karna Jadi Bandar Togel

Kedua tersangka yakni Martahan Hutahuruk (53) yang ditangkap di pangkalan taksi perimeter Bandara Soekarno-Hatta dan Bong Tjie Min (58) yang ditangkap di kawasan Cengkareng, Jakbar.

“Kedua tersangka ini berbeda kelompok, tetapi levelnya sama-sama bandar judi togel. Yang satu buka lapak di pangkalan taksi, satu lagi di Cengkareng,” ujar Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi, di Jakarta, Jumat (20/5/2016).

Arsya mengatakan, Polisi menangkap keduanya karena ada informasi dari warga bahwa keduanya sering menyelenggarakan judi togel via SMS. Penangkapan terhadap kedua tersangka tersebut saat keduanya sedang menyelenggarakan perjudian jenis togel di lapaknya masing-masing.

“Omzet yang diperoleh tersangka Martahan yakni sekitar Rp 100 juta per bulan, sementara tersangka Bong Tjie Min omzetnya rata-rata Rp 200 juta per bulan,” lanjutnya.

Dari kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa uang Rp 15 juta, handphone, buku tabungan dan buku rekapan. Keduanya dijerat dengan Pasal 303 KUHP dan TPPU.

Terpisah, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso mengatakan, menjelang bulan puasa ini pihaknya akan terus melakukan penindakan sebagai upaya cipta kondisi.

“Sebagai upaya cipta kondisi ini kita akan terus melakukan kegiatan-kegiatan penindakan, terhadap premanisme, street crime, perjudian dan lain-lain agar suasana bulan suci ramadan nanti berjalan kondusif,” tutur Eko.
(Freddy Julio – sisidunia.com)