sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Dengar Adanya Korban Tewas, Walikota Semarang Terjun Langsung Kelapangan

Dengar Adanya Korban Tewas, Walikota Semarang Terjun Langsung Kelapangan



Jakarta – Terkait dengan penggusuran lahan PT KAI di Kebonharjo, Kelurahan Tanjung Emas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dengar Adanya Korban Tewas, Walikota Semarang Terjun Langsung Kelapangan

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang akrab disapa Mas Hendi tersebut menghentikan penggusuran tersebut, lantaran ia mendengarkan terdapat satu korban warga meninggal dan 7 Brimob Polda Jateng terluka.

Wali Kota Hendi Kamis (19/5) langsung pergi dari acara APEKSI di Hotel Aston Jalan Rasuna Said, Jakarta dan tiba di Kebonharjo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang sekitar pukul 15.45 WIB.

Menurut pantauan sisi dunia, setibanya dilokasi, Hendi langsung menuju ke rumah duka Jami’an (60) warga Kebonharjo RT 01 RW 10, Kelurahan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah. Dengan disambut isak tangis para keluarga yang ditinggalkan, Hendi langsung mengambil air wudhu. Kemudian mendirikan salat jenazah.

Sekitar pukul 16.00 WIB jenazah Mi’an diberangkatkan dengan mobil ambulance dari PDI Perjuangan. Belum sempat berangkat, tiba-tiba Hendi menghampiri aktivitas petugas PT KAI yang membongkar salah satu rumah yang berada tepat di depan rumah duka Pak Mi’an.

“Mas…mas! Tolong turun semua! Masih ada orang meninggal. Tolong diberhentikan. Tolong dihormati, ada orang meninggal dan berdoa!” bentak Hendi.

Setelah menghentikan aktivitas pembongkaran di rumah Mi’an, kemudian Hendi mencari Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanudin dan pihak PT KAI meminta untuk menghentikan aktivitas penggusuran yang berlangsung ricuh.

“Nanti dulu yah. Biar saya berupaya mediasi dulu,” tegas Hendi saat dikonfirmasi sisi dunia di tempat penggusuran.

Sampai berita ini ditulis, perlawanan warga yang melakukan upaya pelemparan masih berlangsung. Bahkan beberapa anggota Brimob Polda Jateng membalas dengan menembakkan peluru karet dengan senjata laras panjang.

Kemudian, proses mediasi antara Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, pihak PT KAI, warga Kebonharjo masih berlangsung sangat alot di rumah Pak Suparjo RT 6 RW 10, Kebonhajro, Kelurahan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah.
(Freddy Julio – sisidunia.com)