sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Berita Terkini : Bupati Marthen Tantang KPK Terkait Dengan Sprindik Baru

Berita Terkini : Bupati Marthen Tantang KPK Terkait Dengan Sprindik Baru



Jakarta – Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Marthen Dira Tome, menyatakan siap meladeni KPK jika diterbitkan lagi surat perintah penyidikan baru.

Berita Terkini : Bupati Marthen Tantang KPK Terkait Dengan Sprindik Baru

Diketahui, pihaknya baru saja memenangkan praperadilannya atas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setibanya di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (19/5),
Bupati tersebut disambut oleh ratusan massa dari program Pendidikan Luar Sekolah (PLS).

“Jika ada sprindik baru yang dikeluarkan KPK, kita tunggu dulu, kita lihat dulu. Dia tindak lanjuti dulu soal sprindik baru yang dia mau lakukan, nanti kita kemudian, karena bukan masalah bagi kita itu,” ucap Marthen.

Setelah melakukan konvoi keliling Kota Kupang sebagai bentuk rasa syukur atas kemenangan itu, Marthen bersama ratusan massanya langsung menyerbu kantor Kejaksaan Tinggi NTT, tanpa pemberitahuan terlebih dulu.

“Kita sekarang ini lagi menunggu tindak lanjut dari mereka (KPK), untuk mengembalikan semua berkas, karena itu sudah putusan inkrah. Kembalikan semua berkas ke kejaksaan tinggi, dan kejaksaan tinggi tindaklanjuti dengan SP3, sehingga kasus ini menjadi selesai. Walau kemudian dia mau tindaklanjuti dengan cara apalagi, itu urusan dia, tapi dalam hal ini dia harus selesaikan dulu putusan itu,” kata Marthen pada sisi dunia .

Marthen juga menambahkan, putusan sidang yang menyatakan dia menang atas KPK, lantaran KPK tidak mempunyai cukup bukti untuk menjeratnya dalam kasus dugaan korupsi yang merugikan negara mencapai Rp 77 miliar itu.

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyatakan penetapan Marthen yang juga mantan Kabid PLS pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT sebagai tersangka oleh KPK, dalam korupsi pendidikan luar sekolah tidak sah.

Saat ini, Marthen bersama timnya akan menunggu sikap KPK, guna mengembalikan semua berkas perkara ke Kejaksaan Tinggi NTT. Dia berharap berkas perkara itu dihentikan pengusutannya.
(Freddy Julio – sisidunia.com)