Home » News » Polisi Telah Menangkap Tersangka Pembunuhan Buruh Pabrik Di Tangerang

Polisi Telah Menangkap Tersangka Pembunuhan Buruh Pabrik Di Tangerang



Jakarta – Kabar mengenai seorang buruh pabrik, Enno Parihah alias Indah (18), yang ditemukan tewas di mess PT Polyta Global Mandiri, Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dengan kondisi alat vitalnya luka karena dimasukkan oleh gagang cangkul.

Polisi Telah Menangkap Tersangka Pembunuhan Buruh Pabrik Di Tangerang

Aparat kepolisian akhirnya berhasil meringkus Rahmat Alim (15), sebagai orang yang diduga membunuh Indah. Pelaku sendiri masih duduk di bangku SMP. Sebelumnya penyidik Jatanras Polda Metro Jaya bersama tim IT Mabes Polri berhasil menangkap dua orang pelaku berinisial R alias Dayat dan IP alias Bogel, Minggu (15/5) lalu.

Dayat ditangkap karena kedapatan memiliki ponsel korban. Sedangkan, Bogel ditangkap karena di rumahnya terdapat bercak darah. Kasus tersebut saat ini sedang ditangani oleh Polres Metro Tangerang bersama Polda Metro Jaya.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Ajun Komisaris Besar Sutarmo, pembunuhan ini berawal dari sakit hati Rahmat terhadap Enno, karena mengetahui pujaan hatinya itu telah dijodohkan oleh orang pilihan orang tuanya.

“Memang adanya unsur perjodohan korban itu menjadi pemicu,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo ketika ditemui sisi dunia di kantornya, Senin (16/5).

Setelah itu, kata Sutarmo, sebenarnya pelaku hanya berniat bertemu untuk memeluk dan menciumnya untuk yang terakhir kali. Akan tetapi, Enno menolak permintaan pelaku untuk berhubungan badan, sehingga pelaku pun marah atas penolakan tersebut.

Kemudian, Rahmat pun pergi keluar dari mess tersebut. Sesampainya di luar, bertemu dengan dua pria lainnya, lalu memgajak Rahmat untuk memperkosa Eno.

“Ketiga tersangka sudah mengakui perbuatannya. Sebelum membunuh Eno dengan sadis, mereka memerkosanya secara bergantian,” kata Sutarmo.

Kini Polres Metro Tangerang telah menetapkan tiga laki-laki sebagai tersangka pembunuh Eno. Mereka adalah RAH (15), RA dan IH.

“Ketiga tersangka sudah mengakui perbuatannya. Sebelum membunuh Eno dengan sadis, mereka memperkosanya secara bergantian,” kata Sutarmo.

Atas keberhasilan itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Krishna Murti berbangga diri dengan kinerja para anak buahnya.

“3 hari 3 malam kurang tidur. Alhamdulillah Pembunuhan biadab di Kosambi Tangerang terungkap. Saya bangga dengan kalian. Allah yang membalas. Sibukkan diri dengan perbuatan baik, maka kalian tidak akan punya waktu untuk berbuat buruk,” cuit Krishna Murti diakun Facebook pribadinya.
(Freddy Julio – sisidunia.com)