sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Hiburan » 5 Strategi Jitu Untuk Jadi Miliyuner

5 Strategi Jitu Untuk Jadi Miliyuner



Jakarta – Menjadi miliarder memang menjadi impian semua orang. Namun, cara untuk menggapai impian itu tidaklah mudah.

5 Strategi Jitu Untuk Jadi Miliyuner

Sebaik apa pun rencana yang disusun untuk menjadi kaya hanya akan tinggal menjadi rencana bila tanpa aksi nyata. Untuk menjadi orang kaya, para miliarder mengajarkan semua orang untuk bersabar.

Sebab, tidak ada satu pun di antara orang-orang terkaya dunia yang masuk dalam daftar Forbes menjadi kaya dalam semalam.

Maka, kali ini sisi dunia akan berikan sedikit strategi untuk para pembaca yang bermimpi menjadi miliarder muda.

Berikut strateginya seperti dilansir sisi dunia dari cekaja.com:

1.Menabung

Meski banyak uang, orang kaya cenderung menabung sebagian besar uang mereka. Berdasarkan penelitian dari UC Berkeley, orang-orang terkaya di dunia yang jumlahnya hanya sekitar 1 persen dari populasi dunia menabung hampir 40 persen dari penghasilan mereka setiap bulannya.

Mark Cuban yang memiliki kekayaan senilai USD 3 juta mengatakan, kunci menjadi kaya adalah tidak membuang uang untuk hal-hal yang bodoh. “Tabung uangmu, tabung sebanyak mungkin yang kamu bisa. Salah satu langkah penting untuk menjadi kaya adalah disiplin,” kata Mark.

2.Berani lawan arus

Miliarder dunia, Warren Buffett mengatakan kunci sukses miliknya adalah konsisten dalam melakukan investasi. Lelaki yang selalu masuk dalam daftar lima orang terkaya dunia ini mengatakan, konsistensi juga dilakukan meski semua orang berpikiran sebaliknya.

Kekayaan senilai USD 72,7 miliar pun disebutnya berasal dari keberanian melawan arus dan tren dalam investasi. “Jika ingin kaya dari saham, tutup pintu rumahmu. Kamu akan menjadi tamak bila orang lain merasa takut dan kamu akan menjadi sangat takut bila orang lain menjadi tamak,” ujar Warren Buffet.

3.Jangan takut gagal

Gagal identik dengan konotosi negatif. Alih-alih berpikir tentang semua kemungkinan yang bisa membuat gagal, lebih baik berkonsentrasi pada semua cara yang mungkin membuatnya berhasil.

Bahkan, jika pada akhirnya gagal atau berbuat kesalahan, kegagalan tersebut akan memberikan kesempatan untuk merefleksikan diri. Pengusaha properti, Eli Broad yang memiliki kekayaan senilai USD 7,1 juta mengatakan, kunci sukses bisnis properti adalah keberanian.

Ketika mengawali bisnis properti pada tahun 1950-an, Broad tidak memiliki pengalaman bahkan tidak punya latar belakang pendidikan yang menunjang.

“Tidak ada orang penakut yang bisa memiliki jutaan dolar. Saat saya memulai, saya berusia 22 tahun dan baru saja menikah. Terkadang ide tergila memperoleh penghasilan terbesar,” jelas Eli

4.Bisa cium peluang

Banyak orang mengira orang-orang kaya adalah orang yang beruntung, padahal mereka adalah orang-orang yang ahli mencium peluang. Salah satu conothnya adalah mantan CEO Google, Eric Schmidt. Pria yang memiliki kekayaan hingga USD 10 miliar ini tidak menemukan Google.

Namun, Schmidt yang melihat peluang besar pada Google menerima tawaran bekerja saat perusahaan tersebut masih kecil di 2001. Kini, Schmidt yang sudah menjadi komisaris Google sudah menikmati kesuksesan dari kemampuannya melihat peluang.

5.Ikuti minat atau passion

Kebanyakan miliarder kaya setuju bahwa passion adalah hal yang sangat penting untuk mencapai kesuksesan ekonomi. Bahkan, beberapa di antaranya menyebut passion adalah syarat paling utama.

Dengan bekerja sesuai passion, setiap orang pasti akan lebih semangat dan total. Salah satu buktinya adalah Jim Koch, pendiri perusahaan bir raksasa Boston Beer.

Koch yang merupakan anak peracik bir memutuskan untuk mempelajari keahlian meracik minuman segar satu ini. Seperti dikutip dari Business Insider, Koch mengatakan bahwa menjadi kaya bukan tujuan utamanya saat memutuskan berbisnis bir.

“Hal yang paling sering saya ingatkan pada orang lain adalah coba untuk hanya mengejar sesuatu yang mereka suka,” kata Koch.
(Freddy Julio – sisidunia.com)