sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Berita Terkini : Pemilik Klinik Bekasi Medical Centre Menyerahkan Diri

Berita Terkini : Pemilik Klinik Bekasi Medical Centre Menyerahkan Diri



Jakarta – Terkait dengan kasus pratik aborsi ilegal di Klinik Bekasi Medical Centre, akhirnya tersangka, dokter Jabat, menyerahkan diri ke Polresta Bekasi Kota.

Berita Terkini : Pemilik Klinik Bekasi Medical Centre Menyerahkan Diri

Akan tetapi, tersangka yang merupakan pemilik klinik tersebut tak ditahan oleh pihak berwajib, lantaran usianya yang sudah sepuh, dan menderita penyakit komplikasi.

“Tersangka menyerahkan diri diantar oleh temannya pada Sabtu (14/5) siang kemarin,” kata Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota, Kompol Rajiman, Minggu (15/5).

Menurut dia, sebenarnya pihaknya ingin menangkap tersangka di kampung halamannya di Medan, Sumatra Utara. Namun, upaya itu tidak terlaksana karena keluarga sudah menyatakan akan membawa dokter Jabat ke polisi.

“Kemarin sudah diperiksa sebagai tersangka, dari pukul 10.00 hingga pukul 23.00 WIB,” kata Rajiman.

Selama diperiksa, kata dia, tersangka membantah sejumlah tudingan polisi terkait praktik aborsi di klinik yang berada di Jalan Juanda, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur tersebut. Tapi, penyidik tetap menetapkan dokter Jabat sebagai tersangka karena telah memiliki cukup bukti.

Meski tak ditahan, kata dia, tersangka tetap mendapatkan pengawasan dari penyidik. Sehingga, proses penyidikan dilakukan sampai berkas perkara lengkap lalu diserahkan ke Kejaksaan Negeri Bekasi untuk disidangkan.

“Masih satu tersangka lagi yang sedang dalam pengejaran petugas. Yaitu dokter ALD, yang membuka praktik di klinik milik dokter JBT,” kata Rajiman.

Dengan ditangkapnya dr. Jabat, maka jumlah tersangka yang diamankan dalam kasus ini bertambah. Sebelumnya, saat penggerebekan klinik tersebut pada Rabu (27/4) malam, penyidik telah mengamankan lima karyawan klinik sebagai tersangka yaitu YS, MRYN, NM, KRTN dan MMN.
(Freddy Julio – sisidunia.com)