Home » News » Tabrakan Speedboat Tiga Orang Tewas Dan Satu Masih Hilang

Tabrakan Speedboat Tiga Orang Tewas Dan Satu Masih Hilang



Jakarta – Terjadi tabrakan di perairan laut Teluk Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur, Sabtu (14/5) pagi. Tabrakan tersebut melibatkan dua speedboat.

Tabrakan Speedboat Tiga Orang Tewas Dan Satu Masih Hilang

Dalam insiden tabrakan tersebut, terdapat tiga penumpang speedboat tewas, dan seorang penumpang masih dalam pencarian sampai sore ini.

Penyelidikan sementara kepolisian, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.35 WITA. Speedboat perusahaan Petrosea, berangkat tanpa penumpang dari dermaga Tanjung Batu di PPU menuju pelabuhan Semayang, di Balikpapan.

Di waktu bersamaan, datang speedboat dengan enam penumpang termasuk motoris dari arah pelabuhan Penajam, menuju Kampung Baru, Balikpapan. Di perjalanan, tiba-tiba speedboat penumpang itu ditabrak oleh speedboat seatrock Petrosea di tengah laut.

“Speedboat penumpang enam orang itu hancur, dan penumpang tenggelam,” kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Fajar Setiawan kepada merdeka.com, Sabtu (15/4).

Seketika pascakejadian, empat penumpang berhasil ditemukan di perairan beserta motoris bernama Abdurrahman, dalam keadaan tidak sadarkan diri. Kelimanya, dievakuasi dan dilarikan ke RS Pertamina Balikpapan.

“Sampai dengan saat ini, satu korban hilang masih dalam pencarian tim SAR gabungan,” ujar Fajar.

Fajar beberkan para korban speedboat nahas itu diantaranya, Risma Linda Uliani (25) seorang mahasiswi warga PPU, Hamsidah (27) warga PPU, serta Rahmat (42) juga warga PPU. Para lima korban tersebut sebelumnya sempat dirawat di UGD RS Pertamina Balikpapan, tiga di antaranya meninggal dunia. Ketiga korban itu adalah

“Sedangkan korban hilang yang masih dicari setelah kita telusuri bernama Arum Wulandari, usia 33 tahun, warga Samarinda,” sebut Fajar.

“Satu orang lagi korban kritis di rumah sakit Pertamina, atas nama Berlin Chavizan, seorang perempuan warga Kecamatan Juwiring, Klaten Jawa Tengah,” terang Fajar.

Masih dijelaskan Fajar, motoris speedboat penumpang, Abdurrahman (61), masih dalam perawatan medis. Sementara, speedboat seatrock Petrosea, Yusran (43), warga Muara Jawa Kutai Kartanegara, telah dimintai keterangan kepolisian terkait peristiwa itu.

“Korban hilang masih dicari tim SAR gabungan, di antaranya dari Polair Polres PPU dan pos TNI AL di Kampung Baru,” pungkas Fajar.

Diketahui, peristiwa itu terjadi pagi tadi, di tengah sibuknya speedboat penumpang berangkat dari arah Balikpapan menuju PPU maupun sebaliknya. Beruntung pascakejadian, segera mendapatkan pertolongan. Cuaca saat kejadian, juga dilaporkan awan tebal dan gelap.
(Freddy Julio – sisidunia.com)