Home » Ekonomi & Bisnis » Nissan Ambil Alih Mitsubishi Dengan Nilai Rp 29 Triliun

Nissan Ambil Alih Mitsubishi Dengan Nilai Rp 29 Triliun



Yokohama – Mitsubishi Motors Corp diambil alih oleh Nissan Motor Corp setelah Nissan mengakuisisi 34 saham Mitsibishi senilai USD 2,2 miliar atau setara dengan Rp 29 triliun.

Nissan Ambil Alih Mitsubishi Dengan Nilai Rp 29 Triliun

Setelah kasus skandal manipulasi efisiensi bahan bakar, membuat saham Mitsubishi anjlok lebih dari 40% karena investor cemas dengan biaya kompensasi yang harus dikeluarkan, sehingga Mitsubishi merugi sebesar USD 3 miliar. Belum lagi tingkat kepercayaan konsumen menjadi menurun dan angka penjualan juga otomatis juga turun.

Nissan sebagai produsen mobil kedua terbesar Jepang, dan tengah melakukan terobosan di beberapa negara Asia Tenggara seperti Filipina dan Thailand, memutuskasn untuk mengakuisisi Mitsubishi Motors.

Kedua merk mobil ini sejak 2011 telah melakukan kerjasama dalam hal pengembangan teknologi dan manufaktur. Kini, setelah Nissan menguasai 34 persen saham Mitsubishi, maka Nissan yang sekarang memegang kendali perusahaan.

Chief Executive Officer (CEO) Nissan, Carlos Ghosn mengatakan, kini Nissan dan Mitsubishi akan bersama-sama mengembangkan teknologi guna mengembalikan kepercayaan pasar terhadap Mitsubishi.

“Kami bertekad menjaga dan memelihara merek Mitsubishi Motors. Kami akan membantu perusahaan mengatasi tantangan yang dihadapi, terutama dalam memulihkan kepercayaan konsumen dalam kinerja bahan bakar yang ekonomis,” kata Ghosn, dalam konferensi pers bersama di Yokohama, Jepang, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (12/5/2016).

Setelah Nissan menguasai Mitsubishi Motors, diperkirakan Nissan akan melakukan perombakan signifikan terhadap struktur perusahaan.
(Samsul Arifin)