Home » News » Mantan Pembantu Donald Trump: Obama Harus Digantung

Mantan Pembantu Donald Trump: Obama Harus Digantung



New York – Mantan kepala pelayan Donald Trump, Anthony Senecal, harus berurusan dengan penyelidikan Dinas Rahasia Amerika Serikat setelah menyerukan pembunuhan terhadap Presiden AS Barack Obama lewat akun Facebook-nya.

Mantan Pembantu Donald Trump: Obama Harus Digantung

Senecal menuliskan bahwa Obama seharusnya diambil oleh militer dan ditembak sebagai agen musuh saat masa jabatan pertamanya.

Mengetahui hal ini, tim kampanye Donald Trump langsung mengambil jarak dengan menyebutkan bahawa Senecal sudah tidak bekerja untuk Donald Trump lagi.

“Dia tidak lagi dipekerjakan oleh Trump sejak Juni 2009,” kata juru bicara kampanye Trump, Hope Hicks dalam sebuah pernyataan.

Kami sangat mengutuk komentar mengerikan dari Mr. Senecal itu,” tambah Hope Hicks.

Anthony Senecal diketahui terlah bekerja pada Donald Trump selama hampir 30 tahun. Meskipun telah pensiun sejak 2009, namun kabarnya ia masih tinggal di rumah peristirahatan milik Trump di Florida, Amerika Serikat.

Pada hari Kamis (12/5/2016), Senecal mengatakan kepada CNN bahwa Obama harus “digantung” di pekarangan Gedung Putih dan menyebut Gedung Putih sebagai “Masjid Putih”.

New York Times menuliskan sosok Senecal sebagai orang yang sangat mengenal dan memahami Donald Trump.

“Dia memahami pola tidur Trump dan bagaimana daging panggang yang ia sukai, dan bagaimana Trump berkeras menata rambutnya sendiri,” tulis New York Times.
(Samsul Arifin)