Home » News » Tukang Parkir Tewas Digantung Oleh Temannya Sendiri

Tukang Parkir Tewas Digantung Oleh Temannya Sendiri



Jakarta – Salah satu pelaku berinisial AD (35) sudah berhasil diamankan oleh petugas kepolisian Malang, atas tindakan pembunuhan Mujianto atau Komeng (35) di Malang, Jawa Timur, sementara pelaku lain masih buron.

Tukang Parkir Tewas Digantung Oleh Temannya Sendiri

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adam Purbantoro mengungkapkan, ketiganya saling berteman yang tekadang menjadi tukang parkir dan ngamen bersama.

“AD ditangkap di rumahnya di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, setelah sebelumnya menyembunyikan barang bukti sepeda motor milik korban,” kata Adam di kamar mayat Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Rabu (11/5).

Sepeda jenis Suzuki Satria FU dengan nomor polisi B 3957 SLZ disembunyikan di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Polisi baru bisa mengamankan pelaku sekitar pukul 02.00 WIB. “Keduanya memiliki peran masing-masing dalam menghabisi korban,” tegasnya.

Korban dihabisi dengan membenturkan kepalanya ke bebatuan terlebih dahulu, sebelum kemudian diikat di tiang saluran air di lehernya. Pelaku utama diduga AD, sementara pelaku lain yang kini masih buron, diduga hanya ikut-ikutan saja.

Berdasarkan pengakuan pada penyidik, pelaku sempat bertengkar pada Senin (8/5) sore, di lokasi parkiran di Kepanjen. Namun, tidak diketahui penyebab pertengkaran, tetapi keduanya sama-sama dalam pengaruh minuman keras.

Menurut dugaan, karena persoalan hubungan senioritas, sehingga terjadi pemukulan oleh korban kepada pelaku. Warga yang melihat kejadian itu, sempat melerai keduanya.

“Korban dan kedua pelaku malam itu sedang minum, kemudian berboncengan tiga dengan motor milik korban menuju ke Turen,” katanya.

Polisi masih mendalami terkait kemungkinan adanya perencanaan untuk menghabisi korban. Karena bisa saja, kedua pelaku merayu korban yang dalam kondisi mabuk berat untuk dihabisi.

“Tersangka dijerat Pasal 170 KUHP junto pasal 338 tentang pembunuhan. Sementara unsur perencanaannya masih kita dalami,” kata Adam.
(Freddy Julio – sisidunia.com)