Home » News » Inilah Kemungkinan Penyebab Kematian Gajah Yani

Inilah Kemungkinan Penyebab Kematian Gajah Yani



Bandung – Tim dokter gabungan yang diterjunkan untuk menyelidiki penyebab matinya gajah Yani di Kebun Binatang Bandung telah selesai melakukan nekropsi (autopsi hewan) pada gajah Yani dan telah menemukan dugaan sementara terkait penyebab kematian dari gajah Sumatera berumur 34 tahun itu.

Inilah Kemungkinan Penyebab Kematian Gajah Yani

“Autopsi tadi kami menemukan beberapa perubahan pada organ,” kata Sri Mujiarti Ningsih, Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Jawa Barat dalam jumpa pers di Kebun Binatang Bandung, Jl Tamansari, Bandun, Jawa Barat, Kamis (12/5/2016).

“Ini semua diagnosa sementara, kemungkinan radang paru-paru di limpa, ada bintil-bintil di hati, ada radang. Mungkin itu yang menjadi penyebab kematiannya,” terang Sri.

Sri Mujiarti Ningsih melakukan nekropsi bersama tim dokter, yaitu dari Rumah Sakit Hewan Subang, Dinas Peternakan Provinsi Jabar, Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kota Bandung, Taman Safari, PKBSI, RS Hewan Cikole, Balai Pengujian Penyidikan Penyakit Hewan, serta tiga paramedis dari Kebun Binatang Bandung.

Tim dokter ini melakukan nekropsi pada hari ini, Kamis (12/5/2016) mulai pukul 09.00 WIB dan baru berakhir pada pukul 11.00 WIB.

Gajah Yani adalah gajah Sumatera yang mati di Kebun Binatang Bandung pada hari Rabu (11/5/2016) sekitar pukul 18.36 WIB. Yani sudah mulai terdeteksi sakit sejak Maret 2016 lalu dan dia mulai terkulai lemas sejak pekan lalu.

Meski penyebab sementara telah diketahui, namun masih diperlukan pemeriksaan laboratorium di Rumah Sakit Hewan Cikole mengetahui penyebab pasti dari matinya gajah Yani.
(Samsul Arifin)