sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Gosipnya 4 WNI Dibebaskan Dengan Mahar 50 Juta Peso

Gosipnya 4 WNI Dibebaskan Dengan Mahar 50 Juta Peso



Manila – 4 ABK berkewarganegaraan Indonesia telah dibebaskan pada Rabu (11/5/2016) waktu setempat oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf yang sebelumnya telah menyandera mereka sejak 15 April 2016.

Gosipnya 4 WNI Dibebaskan Dengan Mahar 50 Juta Peso

Media Filipina Inquirer, Kamis (12/5/2016) menyebutkan bahwa ada pembayaran sebesar 50 juta peso kepada kelompok Abu Sayyaf sehingga 4 WNI tersebut dibebaskan.

4 WNI yang telah dibebaskan dibawa ke depan pintu gerbang rumah Gubernur Sulu Abdusukur Tan II.

Menurut Kepala Kepolisian Jolo Town, Junpikar Sittin, setelah 4 sandera diturunkan di depan rumah Gubernur Abdusukur Tan II, mereka lantas dibawa ke Teodulfo Bautista Station Hospital di Barangay, yang masih merupakan wilayah Jolo untuk diperiksa kesehatannya.

Junpikar Sittin mengungkapkan, peranan dari Kepala Bidang Politik dari kelompok the Moro National Liberation Front (MNLF) Samsula Adju sangat penting dalam negosiasi pembebasan sandera dengan kelompok Abu Sayyaf, disamping pembayaran 50 juta peso kepada mereka.

Keempat WNI yang telah dibebaskan tersebut adalah Moch. Ariyanto Misnan, Lorens M.P.S, Dede Irfan Hilmi and Samsir.

Presiden Jokowi sendiri telah mengumumkan pembebasan terhadap 4 WNI ini pada Rabu (11/5/2016) sore.

“Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT, akhirnya 4 WNI yang disandera kelompok bersenjata sejak 15 April 2016 sudah dapat dibebaskan,” kata Presiden Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, pembebasan ini merupakan hasil kerjasama yang baik antara pemerintah Filipina dan Indonesia.

“Pemerintah Indonesia berterimakasih kepada pemerintah Filipina yang memberikan kerjasama yang sangat baik dalam dua kali pembebasan WNI kita,” kata Presiden Jokowi.
(Samsul Arifin)